Hasil Rapid Test Reaktif, 7 Petugas KPPS dan Linmas Pilwali Blitar Langsung Swab Test
Senin, 30 November 2020 - 21:19 WIB
loading...
Hasil rapid test KPPS dan Linmas di Kota Blitar reaktif, langsung dilakukan tes swab. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Hasil rapid test kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Linmas (Perlindungan Masyarakat) Pilihan Wali Kota Blitar , didapati sebanyak tujuh orang dinyatakan reaktif. Untuk memastikan kesehatan mereka, semuanya langsung diminta menjalani swab test COVID-19 .
(Baca juga: Kasus Meninggal Akibat Positif COVID-19 di Majalengka Capai 52 Orang )
"Ada tujuh orang yang hasil rapid testnya reaktif," ujar Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Rangga Bisma Aditya kepada wartawan Senin (30/11/2020). Sebelumnya untuk memastikan kondisi kesehatan petugas penyelenggara Pilwali Kota Blitar , KPU melakukan rapid test massal selama dua hari (28-29 November).
Sebanyak 2.331 orang yang terdiri dari 1.813 petugas KPPS dan 518 orang linmas diwajibkan mengikuti rapid test. Saat itu ada 57 petugas yang karena berhalangan belum mengikuti rapid test. Perinciannya, 22 orang dari wilayah Kecamatan Sukorejo, 20 orang dari wilayah Kecamatan Sananwetan dan 15 orang dari Kecamatan Kepanjen Kidul.
(Baca juga: 449 Napi dan Tahanan di Lapas Pekanbaru Berhasil Sembuh Dari COVID-19 )
(Baca juga: Kasus Meninggal Akibat Positif COVID-19 di Majalengka Capai 52 Orang )
"Ada tujuh orang yang hasil rapid testnya reaktif," ujar Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Rangga Bisma Aditya kepada wartawan Senin (30/11/2020). Sebelumnya untuk memastikan kondisi kesehatan petugas penyelenggara Pilwali Kota Blitar , KPU melakukan rapid test massal selama dua hari (28-29 November).
Sebanyak 2.331 orang yang terdiri dari 1.813 petugas KPPS dan 518 orang linmas diwajibkan mengikuti rapid test. Saat itu ada 57 petugas yang karena berhalangan belum mengikuti rapid test. Perinciannya, 22 orang dari wilayah Kecamatan Sukorejo, 20 orang dari wilayah Kecamatan Sananwetan dan 15 orang dari Kecamatan Kepanjen Kidul.
(Baca juga: 449 Napi dan Tahanan di Lapas Pekanbaru Berhasil Sembuh Dari COVID-19 )
Lihat Juga :