Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Siap Terima Warga Gaza: Rumah Dinas Siap Menampung
Minggu, 20 April 2025 - 20:48 WIB
loading...
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto yang ingin mengevakuasi warga Gaza ke Indonesia. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto yang ingin mengevakuasi warga Gaza ke Indonesia. Bahkan, ia telah menyiapkan segala fasilitas untuk menampung warga Gaza seperti rumah sakit beserta tenaga kesehatan.
"InsyaAllah kita sudah siap. Jadi ketika ada yang sakit, perlu rumah sakit, rumah sakit kita siap. Ada 100 kurang lebih dokter spesialis yang sudah kita sediakan," kata Helmi saat ditemui di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu (20/5/2025).
Bahkan, kata Helmi, pihaknya telah menyediakan tempat penampungan untuk warga Gaza. Tak tanggung-tanggung, tempat yang disediakan seperti rumah dinas Gubernur dan Wali Kota.
"Kalau soal tempat, ada rumah dinas gubernur, wali kota, bahkan rumah-rumah masyarakat pun bersedia untuk menampung," ujarnya.
Kendati demikian, Helmi berkata, evakuasi warga Gaza itu masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi ketika, Pak Presiden nanti diperkenankan oleh seluruh pihak, ketika 1.000 orang pertama itu bisa dibawa ke Indonesia, Bengkulu, Bumi Merah Putih bersedia, yang pertama kali mengusulkan diri," katanya.
"InsyaAllah kita sudah siap. Jadi ketika ada yang sakit, perlu rumah sakit, rumah sakit kita siap. Ada 100 kurang lebih dokter spesialis yang sudah kita sediakan," kata Helmi saat ditemui di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu (20/5/2025).
Bahkan, kata Helmi, pihaknya telah menyediakan tempat penampungan untuk warga Gaza. Tak tanggung-tanggung, tempat yang disediakan seperti rumah dinas Gubernur dan Wali Kota.
"Kalau soal tempat, ada rumah dinas gubernur, wali kota, bahkan rumah-rumah masyarakat pun bersedia untuk menampung," ujarnya.
Kendati demikian, Helmi berkata, evakuasi warga Gaza itu masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi ketika, Pak Presiden nanti diperkenankan oleh seluruh pihak, ketika 1.000 orang pertama itu bisa dibawa ke Indonesia, Bengkulu, Bumi Merah Putih bersedia, yang pertama kali mengusulkan diri," katanya.
Lihat Juga :