Hendak Panjat Tebing, Mahasiswi di Bogor Tewas Tertimpa Runtuhan Batu
Senin, 21 April 2025 - 00:16 WIB
loading...
Seorang mahasiswi berinisial AN, meninggal dunia usai tertimpa reruntuhan tebing di wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. FOTO/PUTRA RAMADHANIN ASTYAWAN
A
A
A
JAKARTA - Seorang mahasiswi berinisial AN, meninggal dunia usai tertimpa reruntuhan tebing di wilayah Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga.
Kapolsek Gunung Putri AKP Aulia Robby mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 08.15 WIB. Awalnya, korban bersama rekan-rekannya yakni AJ, SU, PU dan NA hendak melakukan olahraga panjat tebing dalam rangka pelatihan Mapala.
"Mereka berlima masuk ke lokasi Tebing Gunung Putri. Ketika sesampainya di lokasi saksi AJ naik ke atas tebing terlebih dahulu sambil memasangkan tali runner atau lintasan jalur sambil diawasi teman-temannya," kata Robby, Minggu (20/4/2025).
Setelah berhasil, memasang tali runner AJ turun kembali ke bawah dan mereka melakukan kegiatan pemanasan sebelum menaiki tebing tersebut. Pada saat melakukan pemanasan, tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang berasal dari atas tebing.
"AJ berteriak 'awas ada batu'. Mereka berlima pun berlarian ke berbagai arah untuk menghindar atau mengamankan diri masing-masing," jelasnya.
Setelah batu tersebut jatuh, mereka berkumpul kembali sambil mengecek keadaan satu sama lain. Namun, disadari bahwa korban AN tidak ada dan mereka mencari keberadaannya.
Kapolsek Gunung Putri AKP Aulia Robby mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 08.15 WIB. Awalnya, korban bersama rekan-rekannya yakni AJ, SU, PU dan NA hendak melakukan olahraga panjat tebing dalam rangka pelatihan Mapala.
"Mereka berlima masuk ke lokasi Tebing Gunung Putri. Ketika sesampainya di lokasi saksi AJ naik ke atas tebing terlebih dahulu sambil memasangkan tali runner atau lintasan jalur sambil diawasi teman-temannya," kata Robby, Minggu (20/4/2025).
Setelah berhasil, memasang tali runner AJ turun kembali ke bawah dan mereka melakukan kegiatan pemanasan sebelum menaiki tebing tersebut. Pada saat melakukan pemanasan, tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang berasal dari atas tebing.
"AJ berteriak 'awas ada batu'. Mereka berlima pun berlarian ke berbagai arah untuk menghindar atau mengamankan diri masing-masing," jelasnya.
Setelah batu tersebut jatuh, mereka berkumpul kembali sambil mengecek keadaan satu sama lain. Namun, disadari bahwa korban AN tidak ada dan mereka mencari keberadaannya.
Lihat Juga :