Etika Kedokteran: Dokter Tidak Boleh Tolak Pasien
Selasa, 12 Mei 2020 - 08:51 WIB
loading...
A
A
A
"Ini (COVID-19) bukan penyakit tumor otak yang harus ke Surabaya. COVID-19 ini adalah penyakit bisa ditangani dokter paru-paru, penyakit dalam dan dokter umum yang disupervisi dokter paru-paru. Saya tidak tahu di rumah sakit lain, apakah memang banyak pasien rujukan dari luar Surabaya, perlu diupdate datanya itu. Karena di RSUD dr Soetomo tidak berbicara seperti itu," jelasnya.
Direktur RSUD dr Soetomo ini menjelaskan, kesiapan RS di daerah di Jatim sangat luar biasa, bahkan ada RS yang mengembangkan ruang isolasinya dari 2 menjadi 40. Misalnya Sidoarjo yang merawat hingga 125 pasien COVID-19.
"Jadi, mereka mengembangkan sampai 60 ruang isolasi. RSUD Sidoarjo tidak pernah merujuk, karena ada dokter spesialis paru, dokter spesialis anastesi dan ruangan isolasi bisa dengan biaya RS, bisa refocusing dibuat isolasi negatif. Tidak terlalu sulit," tegasnya.
Direktur RSUD dr Soetomo ini menjelaskan, kesiapan RS di daerah di Jatim sangat luar biasa, bahkan ada RS yang mengembangkan ruang isolasinya dari 2 menjadi 40. Misalnya Sidoarjo yang merawat hingga 125 pasien COVID-19.
"Jadi, mereka mengembangkan sampai 60 ruang isolasi. RSUD Sidoarjo tidak pernah merujuk, karena ada dokter spesialis paru, dokter spesialis anastesi dan ruangan isolasi bisa dengan biaya RS, bisa refocusing dibuat isolasi negatif. Tidak terlalu sulit," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :