Catat! 10 Kelurahan Ini Memiliki Jumlah Kasus Terendah COVID-19

loading...
Catat! 10 Kelurahan Ini Memiliki Jumlah Kasus Terendah COVID-19
Para pasien mulai kembali ke kampung halamannya setelah sembuh dan menyelesaikan isolasi di berbagai tempat. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A+ A-
SURABAYA - Kesembuhan pasien COVID-19 di Kota Surabaya terus menunjukan tren yang meningkat. Tercatat ada 10 kelurahan di Kota Pahlawan yang memiliki jumlah pasien COVID-19 terendah.

(Baca juga: Mayat Penuh Luka di Dalam Mobil Ternyata Tersangka Perampokan)

Sampai saat ini, pasien kumulatif yang sembuh di Kota Pahlawan tercatat 5.822 orang. Jumlah itu bisa bertambah dengan banyaknya laporan kesembuhan dari berbagai ruangh isolasi di Asrama Haji.



Kepala Dinkes Kota Surabaya, Febria Rachmanita menuturkan, dalam satu hari kemarin, pasien sembuh di Surabaya sebanyak 115 orang. Mereka terdiri dari pasien rawat jalan isolasi mandiri, pasien rawat inap rumah sakit pasien dan pasien atau tamu di Asrama Haji.

"Rinciannya, dari 115 orang yang sembuh kemarin adalah delapan orang dari Hotel Asrama Haji, 72 rawat jalan isolasi mandiri dan 32 pasien rawat inap rumah sakit," kata Feny, panggilan akrabnya, Kamis (6/8/2020).

Ia melanjutkan, 32 pasien yang dinyatakan sembuh itu terdiri dari pasien di RS Bhakti Dharma Husada satu orang, RSU Haji Sukoilo sebanyak tiga orang, RS Husada Utama dua orang, empat orang RS Islam Jemursari, RS Menur satu orang, RS National Hospital empat orang, RS PHC satu orang, RS RKZ dua orang dan RS Manyar Medical Center satu orang.



(Baca juga: Raden Rahardjo Djali Kukuhkan Diri Gantikan Sultan Sepuh)

"Kemudian RS Royal dua orang, RS Lapangan dua orang, RSAL DR. Ramelan tiga orang lalu kemudian RSUD DR Soetomo satu orang, RS Siloam dua orang dan RS MMC satu orang," jelasnya.

Karena angka kesembuhan yang terus bertambah, maka ada beberapa kelurahan di Kota Surabaya yang angka kasusnya turun. Bahkan, berdasarkan data per 4 Agustus 2020, jumlah kelurahan dengan kasus terendah sebanyak 10 kelurahan.

Dari 10 kelurahan itu, ada empat kelurahan yang jumlah kasusnya hanya tinggal satu orang. Mereka terdiri dari Kelurahan Dukuh Menanggal, Kelurahan Kenjeran. "Lalu Kelurahan Krembangan Utara, dan Kelurahan Romokalisari satu kasus," ungkapnya.

(Baca juga: 3 Buruh Migran Asal Purwakarta Disiksa Majikannya di Arab Saudi)

Berikutnya, Feny merinci kelurahan dengan jumlah kasus dua orang. Pertama Kelurahan Gebang Putih, Kelurahan Panjang Jiwo, Kelurahan Ampel, Kelurahan Bongkaran. Lalu berikutnya adalah Kelurahan Embong Kaliasin. "Kemudian untuk kelurahan Gunung Anyar Tambak jumlah pasiennya ada tiga orang," ungkapnya.

Feny menambahkan, saat ini pasien dalam perawatan berjumlah 2.569 orang. Dari angka itu, pasien rawat jalan terdiri dari 1.220 orang. Kemudian pasien rawat inap rumah sakit yakni 1.105 kasus. "Untuk pasien atau tamu Hotel Asrama Haji sebanyak 244 orang," imbuhnya.
(eyt)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak