Terima Pegawai BPK Surabaya, 4 ASN Blitar Positif COVID-19
Kamis, 03 September 2020 - 14:14 WIB
loading...
Empat orang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Inspektorat Pemkab Blitar, positif COVID-19. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Empat orang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan inspektorat Pemkab Blitar terkonfirmasi positif COVID-19 . Mereka terpapar COVID-19 setelah menerima kedatangan pegawai BPK Surabaya yang belakangan diketahui positif.
(Baca juga: 4 Santri Ponpes Darussalam Sembuh, Tes Swab Terus Jalan )
"Benar. Empat pegawai inspektorat (positif COVID-19 )," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti dalam keterangan rilisnya Kamis (3/9/2020). Ceritanya, begitu diketahui ada staf BPK Surabaya yang positif COVID-19 , Gugus Tugas langsung bergerak.
Tracing langsung digelar. Begitu juga dengan swab massal. Setiap pegawai inspektorat dipastikan kesehatannya. Hal itu mengingat pegawai BPK Surabaya (yang dinyatakan positif COVID-19 ) belum lama melakukan tugas kedinasan dengan pegawai inspektorat.
Hasil tracing dan swab test, kata Krisna Yekti diketahui ada empat pegawai inspektorat terkonfirmasi positif COVID-19 . "Saat ini tracing masih dilakukan. Kita juga melakukan penyemprotan desinfektan," kata Krisna Yekti.
(Baca juga: 4 Santri Ponpes Darussalam Sembuh, Tes Swab Terus Jalan )
"Benar. Empat pegawai inspektorat (positif COVID-19 )," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti dalam keterangan rilisnya Kamis (3/9/2020). Ceritanya, begitu diketahui ada staf BPK Surabaya yang positif COVID-19 , Gugus Tugas langsung bergerak.
Tracing langsung digelar. Begitu juga dengan swab massal. Setiap pegawai inspektorat dipastikan kesehatannya. Hal itu mengingat pegawai BPK Surabaya (yang dinyatakan positif COVID-19 ) belum lama melakukan tugas kedinasan dengan pegawai inspektorat.
Hasil tracing dan swab test, kata Krisna Yekti diketahui ada empat pegawai inspektorat terkonfirmasi positif COVID-19 . "Saat ini tracing masih dilakukan. Kita juga melakukan penyemprotan desinfektan," kata Krisna Yekti.
Lihat Juga :