Banyak Tender Proyek di Pangkep Ditunda untuk Anggaran Covid-19
Kamis, 16 April 2020 - 13:58 WIB
loading...
Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid mengakui banyak tender proyek di daerahnya ditunda untuk anggaran covid-19. Foto/dok SINDOnews
A
A
A
PANGKEP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep mengalokasikan anggaran Rp9 miliar untuk penanganan virus corona alias covid-19. Selain dari dana tidak terduga khusus bencana, anggaran covid-19 diambil dari sejumlah proyek infrastruktur yang ditunda. Meski begitu, dipastikan tidak mempengaruhi program Pemkab Pangkep.
Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid, mengakui adanya pemangkasan anggaran pembangunan infrastruktur demi penyiapan anggaran covid-19. Toh, penanganan corona saat ini menjadi prioritas. "Ada banyak tender (proyek) yang saya perintahkan tunda dulu, anggarannya kita stand by-kan untuk situasi ini," kata Bupati Syamsuddin.
”Kita gelontorkan Rp9 milyar. Awalnya kita anggarkan Rp900 juta, sekarang kita tambah Rp 8 milyar lebih. Itu sudah saya laporkan ke Kementerian Keuangan," sambung Bupati Pangkep dua periode ini.
Menurut dia, anggaran Rp9 miliar itu masih kemungkinan bertambah. Dipastikannya pula bahwa refocusing anggaran untuk penanganan virus corona tidak akan terlalu mempengaruhi program pemerintah daerah. Lagi pula, penyiapan anggaran covid-19 merupakan petunjuk dari Presiden, kementerian terkait dan BPK.
"Kita akan ambil tambahan dari kegiatan yang tidak terlalu mempengaruhi program yang ada. Semua sudah setuju baik teman-teman DPRD maupun seluruh OPD. Semua ikhlas untuk penanganan covid-19," urai mantan Ketua DPRD Pangkep itu.
Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid, mengakui adanya pemangkasan anggaran pembangunan infrastruktur demi penyiapan anggaran covid-19. Toh, penanganan corona saat ini menjadi prioritas. "Ada banyak tender (proyek) yang saya perintahkan tunda dulu, anggarannya kita stand by-kan untuk situasi ini," kata Bupati Syamsuddin.
”Kita gelontorkan Rp9 milyar. Awalnya kita anggarkan Rp900 juta, sekarang kita tambah Rp 8 milyar lebih. Itu sudah saya laporkan ke Kementerian Keuangan," sambung Bupati Pangkep dua periode ini.
Menurut dia, anggaran Rp9 miliar itu masih kemungkinan bertambah. Dipastikannya pula bahwa refocusing anggaran untuk penanganan virus corona tidak akan terlalu mempengaruhi program pemerintah daerah. Lagi pula, penyiapan anggaran covid-19 merupakan petunjuk dari Presiden, kementerian terkait dan BPK.
"Kita akan ambil tambahan dari kegiatan yang tidak terlalu mempengaruhi program yang ada. Semua sudah setuju baik teman-teman DPRD maupun seluruh OPD. Semua ikhlas untuk penanganan covid-19," urai mantan Ketua DPRD Pangkep itu.
Lihat Juga :