Wali Kota Balikpapan Resmikan Laboratorium PCR Siloam Hospital
Rabu, 25 November 2020 - 13:13 WIB
loading...
A
A
A
"Dimasa Pandemi COVID-19 ini, pencegahan, pengentasan Pandemi dan layanan kesehatan harus dilakukan sebaik dan secepat mungkin. Adanya Kolaborasi ini kami harapkan dapat sebagai contoh guna peningkatan akses kesehatan", kata Rizal Effendy dalam keterangannya yang diterima Rabu(25/11/2020).
Laboratorium PCR Siloam Hospitals Balikpapan ini dibangun memanfaatkan area lantai 1 Siloam Hospital Balikpapan. Kapasitas pemeriksaan sejumlah 90 - 180 spesimen per hari. Proses pemeriksaan diharapkan bisa selesai dalam tempo satu hari dan maksimal tiga hari. Selain laboratorium PCR, pelayanan bedah jantung terbuka turut ditingkatkan.(Baca juga: Tinjau Mandalika, Ketua DPD RI Disambut Barisan Laskar Sasak )
Direktur Utama Siloam Hospitals Balikpapan, dr. Danie Poluan, M. Kes mengatakan, di masa pandemi Covid-19, tindakan operasi bedah jantung terbuka, tetap bisa dilakukan dengan aman dan tepat. Ini karena jaringan Rumah Sakit Siloam menjalankan protokol kesehatan bagi pasien dan tenaga medis untuk memastikan keamanan dan kesehatan bersama.
"Masyarakat tidak perlu menunda atau merasa takut untuk menjalani operasi jantung karena kesehatan jantung adalah kondisi kesehatan yang harus segera ditangani secara cepat dan tepat," tuturnya.
Danie Polutan menambahkan, selain pasien, dokter dan petugas kesehatan, staf lainnya di SHBP turut melakukan kegiatan skrining dan pemeriksaan Covid-19 secara berkala.
Laboratorium PCR Siloam Hospitals Balikpapan ini dibangun memanfaatkan area lantai 1 Siloam Hospital Balikpapan. Kapasitas pemeriksaan sejumlah 90 - 180 spesimen per hari. Proses pemeriksaan diharapkan bisa selesai dalam tempo satu hari dan maksimal tiga hari. Selain laboratorium PCR, pelayanan bedah jantung terbuka turut ditingkatkan.(Baca juga: Tinjau Mandalika, Ketua DPD RI Disambut Barisan Laskar Sasak )
Direktur Utama Siloam Hospitals Balikpapan, dr. Danie Poluan, M. Kes mengatakan, di masa pandemi Covid-19, tindakan operasi bedah jantung terbuka, tetap bisa dilakukan dengan aman dan tepat. Ini karena jaringan Rumah Sakit Siloam menjalankan protokol kesehatan bagi pasien dan tenaga medis untuk memastikan keamanan dan kesehatan bersama.
"Masyarakat tidak perlu menunda atau merasa takut untuk menjalani operasi jantung karena kesehatan jantung adalah kondisi kesehatan yang harus segera ditangani secara cepat dan tepat," tuturnya.
Danie Polutan menambahkan, selain pasien, dokter dan petugas kesehatan, staf lainnya di SHBP turut melakukan kegiatan skrining dan pemeriksaan Covid-19 secara berkala.
Lihat Juga :