Ada Jejak Kaki Satwa di Jalur Evakuasi Merapi, BTNGM Pastikan Bukan Macam Tutul
Selasa, 24 November 2020 - 17:49 WIB
loading...
Jejak kaki satwa di jalur evkuasi Suruh-Singlar, Ngancar, Glagaharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, yang diduga kaki macam tutul. Foto/Ist
A
A
A
SLEMAN - Heboh dengan munculnya jejak kaki satwa liar di jalur evakuasi Gunung Merapi, hingga membuat para pekerja proyek pembangunan jalur evakuasi ketakutan, menjadi perhatian serius Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM). (Baca juga: Ada Bekas Tapak Kaki di Jalur Evakuasi Merapi, Jejak Macam Tutul? )
Kepala BTNGM, Pujiati mengatakan, setelah melakukan penelitian, jejak satwa liar yang tertinggal di jalan beton jalur evakuasi Suruh-Singlar, Dusun Ngancar, Glagaharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Jumat (20/11/2020) malam, bukan kaki macan tutul . Tetapi dari kaki anjing
Kepastian ini setelah bersama Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) lembaga yang biasa berurusan dengan macan tutul mendatangai lokasi untuk melalukan pemantuan. Dari pemantauan jejak kaki itu kaki anjing. (Baca juga: Usai Terima Kunjungan DPR RI, Wakil Wali Kota Probolinggo Positif COVID-19 )
Jejak kaki satwa liar yang ada di jalur evakuasi Suruh-Singlar, memperlihatkan bekas kuku. Kemudian, bantalan kaki satwa liar tersebut berbentuk segitiga. Kalau jenis kucing seperti kucing hutan (felis bengalensis), kucing rumah, atau macan kalau berjalan kukunya selalu disembunyikan, tidak mungkin keluar.
Kepala BTNGM, Pujiati mengatakan, setelah melakukan penelitian, jejak satwa liar yang tertinggal di jalan beton jalur evakuasi Suruh-Singlar, Dusun Ngancar, Glagaharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman, Jumat (20/11/2020) malam, bukan kaki macan tutul . Tetapi dari kaki anjing
Kepastian ini setelah bersama Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) lembaga yang biasa berurusan dengan macan tutul mendatangai lokasi untuk melalukan pemantuan. Dari pemantauan jejak kaki itu kaki anjing. (Baca juga: Usai Terima Kunjungan DPR RI, Wakil Wali Kota Probolinggo Positif COVID-19 )
Jejak kaki satwa liar yang ada di jalur evakuasi Suruh-Singlar, memperlihatkan bekas kuku. Kemudian, bantalan kaki satwa liar tersebut berbentuk segitiga. Kalau jenis kucing seperti kucing hutan (felis bengalensis), kucing rumah, atau macan kalau berjalan kukunya selalu disembunyikan, tidak mungkin keluar.
Lihat Juga :