Hasil Survei SRMC, Eri Cahyadi Lebih Populer dari Machfud Arifin

loading...
Hasil Survei SRMC, Eri Cahyadi Lebih Populer dari Machfud Arifin
Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melakukan survei menjelang Pilkada Surabaya 2020. Berdasarkan hasil survei, calon wali kota Eri Cahyai disebut lebih populer dari Machfud Arifin. (Ist)
SURABAYA - Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melakukan survei menjelang Pilkada Surabaya 2020 . Berdasarkan hasil survei, calon wali kota Eri Cahyai disebut lebih populer dari Machfud Arifin. SMRC mencatat, popularitas Eri Cahyadi mencapai 81 persen. Sementara, Machfu Arifin sebanyak 80 persen.

Deni Irvani, Direktur Riset SMRC menyoroti angka popularitas calon wali kota Eri Cahyadi yang didukung PDI-Perjuangan dan sejumlah partai non parlemen lainnya. Sebab, angka popularitas Eri Cahyadi cukup tinggi, padahal baru dua bulan lalu dideklrasikan. Sementara, Machfud Arifin yang didukung delapan partai politik itu telah mendeklrasikan diri sejak awal 2020.

Deni mengatakan, tingginya popularitas Eri Cahyadi karena faktor kemampuan dan rekam jejak. Selama menjabat sebagai Kepala Badan Perencana Pembangunan Kota (Bappeko) Eri dikenal mampu mengeksekusi program-program kerakyatan yang digagas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

“Eri Cahyadi lebih banyak dipilih karena dia dinilai punya kualitas personal yang lebih positif dibanding calon lain. Dari sisi tingkat kedikenalan (awareness) Eri Cahyadi memang hampir sama dengan Machfud Arifin. Eri Cahyadi 81%, sedangkan Machfud Arifin 80%. Tapi yang jadi pembeda adalah tingkat kedisukaan,” papar Deni. (Baca: Bongkar Pabrik Sabu di Lombok Timur, Polisi Amankan Belasan Orang).



Keunggulan popularitas Eri Cahyadi ini juga didukung wakilnya Armuji. Berasarkan survei SMRC tingkat keterkenalan Armuji unggul sebesar 68 persen. Sementara rivalnya, Mujiaman sebanyak 55 persen.

Survei dilakukan pada 11-18 November 2020 di Kota Surabaya dengan melibatkan 820 responden yang terpilih dengan metode multistage random sampling dan diwawancara lewat tatap muka. Margin of error survei diperkirakan plus-minus 3,5%.
(nag)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top