Hasil Survei SCL Taktika Pasangan Edi-Rendi Unggul di Pilbup Kukar
Minggu, 10 November 2024 - 14:19 WIB
loading...
Lembaga Survei SCL Taktika memaparkan hasil survei jelang Pilbup Kutai Kartanegara 2024. Pasangan Edi Damansyah dan Rendi Solihin unggul 60,6%. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
KUTAI KERTANEGARA - Lembaga Survei SCL Taktika memaparkan hasil survei jelang Pemilihan Bupati (Pilbup) Kutai Kartanegara (Kukar) 2024. Hasilnya, pasangan petahana Edi Damansyah dan Rendi Solihin (Edi-Rendi) unggul atas dua pasangan calon (paslon) lainnya.
Hasil ini didasarkan atas periode survei yang dilangsungkan, dalam rentang waktu (12-18 Oktober) 2024.
Baca juga: Pilkada Serentak 2024, Jawa Barat Dicap Provinsi Paling Rawan Pelanggaran
“Terkait elektabilitas masing-masing paslon, ketika Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kukar dilakukan saat periode survei berlangsung (12-18 Oktober 2024), maka temuan survei kami mengkonfirmasi elektabilitas Paslon Edi-Rendi unggul di angka 60,6%," kata CEO SCL Taktika, Iqbal Themi dalam keterangannya, Minggu (10/11/2024).
"Lalu disusul Dendi-Alif (23,2%), dan paslon independen Awang-Jaiz (3,6%). Sementara jumlah undecided voters atau pemilih yang belum punya pilihan tersisa 12,7%.
Meski demikian, Iqbal menyampaikan, pergeseran suara masih akan terus terjadi di Pilbup Kukar hingga hari pencoblosan tiba pada 27 November 2024 mendatang.
Hasil ini didasarkan atas periode survei yang dilangsungkan, dalam rentang waktu (12-18 Oktober) 2024.
Baca juga: Pilkada Serentak 2024, Jawa Barat Dicap Provinsi Paling Rawan Pelanggaran
“Terkait elektabilitas masing-masing paslon, ketika Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kukar dilakukan saat periode survei berlangsung (12-18 Oktober 2024), maka temuan survei kami mengkonfirmasi elektabilitas Paslon Edi-Rendi unggul di angka 60,6%," kata CEO SCL Taktika, Iqbal Themi dalam keterangannya, Minggu (10/11/2024).
"Lalu disusul Dendi-Alif (23,2%), dan paslon independen Awang-Jaiz (3,6%). Sementara jumlah undecided voters atau pemilih yang belum punya pilihan tersisa 12,7%.
Meski demikian, Iqbal menyampaikan, pergeseran suara masih akan terus terjadi di Pilbup Kukar hingga hari pencoblosan tiba pada 27 November 2024 mendatang.
Lihat Juga :