Survei Charta Politika: Elektabilitas Robinsar-Fajar Tertinggi
Sabtu, 09 November 2024 - 11:02 WIB
loading...
Tingkat keterpilihan atau elektabilitas pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon nomor urut 1 Robinsar-Fajar Hadi Prabowo unggul dari dua pasangan calon lainnya di Pilkada Cilegon 2024. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
CILEGON - Tingkat keterpilihan atau elektabilitas pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon nomor urut 1 Robinsar-Fajar Hadi Prabowo unggul dari dua pasangan calon lainnya di Pilkada Cilegon 2024. Hal tersebut berdasarkan hasil survei yang dirilis Charta Politika Indonesia.
Pasangan Robinsar-Fajar memperoleh 38,7 persen. Disusul paslon nomor urut 2 Helldy Agustian-Allawi Mahmud 33,6 persen.
Baca juga: Hasil Survei Debat Pertama, Paslon Robinsar-Fajar Unggul di Pilkada Cilegon
Kemudian, paslon nomor urut 3 Isro Miraj-Nurrotul Uyun 13,6 persen; sementara sisanya 14,2 persen memilih tidak tahu atau tidak menjawab.
“Fenomena menarik, angka dari Robinsar-Fajar cenderung melebar dibandingkan pesaingnya Helldy-Alawi, kemudian disusul Isro-Uyun,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, Sabtu (9/11/2024).
Dia mengatakan, Fajar yang dipasangkan dengan Robinsar memiliki efek elektoral yang tinggi dan bukan hanya menjadi pelengkap saja.
“Kita dapat membuat hipotesa, wakil Robinsar dalam hal ini Fajar sepertinya memberikan insentif elektoral bukan sebatas pelengkap saja. Bahkan, tingkat pengenalan Fajar dibanding wakil lainnya jauh lebih tinggi, begitu juga dengan tingkat kesukaannya lebih tinggi,” ungkapnya.
Pasangan Robinsar-Fajar memperoleh 38,7 persen. Disusul paslon nomor urut 2 Helldy Agustian-Allawi Mahmud 33,6 persen.
Baca juga: Hasil Survei Debat Pertama, Paslon Robinsar-Fajar Unggul di Pilkada Cilegon
Kemudian, paslon nomor urut 3 Isro Miraj-Nurrotul Uyun 13,6 persen; sementara sisanya 14,2 persen memilih tidak tahu atau tidak menjawab.
“Fenomena menarik, angka dari Robinsar-Fajar cenderung melebar dibandingkan pesaingnya Helldy-Alawi, kemudian disusul Isro-Uyun,” kata Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, Sabtu (9/11/2024).
Dia mengatakan, Fajar yang dipasangkan dengan Robinsar memiliki efek elektoral yang tinggi dan bukan hanya menjadi pelengkap saja.
“Kita dapat membuat hipotesa, wakil Robinsar dalam hal ini Fajar sepertinya memberikan insentif elektoral bukan sebatas pelengkap saja. Bahkan, tingkat pengenalan Fajar dibanding wakil lainnya jauh lebih tinggi, begitu juga dengan tingkat kesukaannya lebih tinggi,” ungkapnya.
Lihat Juga :