Kasus Meninggal COVID-19 di KBB Bertambah, Total Jadi 20 Orang

loading...
Kasus Meninggal COVID-19 di KBB Bertambah, Total Jadi 20 Orang
ilustrasi
BANDUNG BARAT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat(KBB) mencatat kasus meninggal dunia akibat COVID-19 hingga Sabtu (21/11/2020) bertambah tiga orang.

Secara total kasus meninggal dunia COVID-19 menjadi 20 orang dari asalnya pekan lalu sebanyak 17 orang. Data itu tercatat di Pusat Informasi dan Koordinasi (PIK) COVID-19 Bandung Barat.(Baca juga:Diadang Puluhan Simpatisan FPI, Demo Ratusan Massa AKAM di Karawang Bubar)

Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjajanto mengakui ada penambahan kasus dalam sepekan terakhir. Seperti yang terkonfirmasi 779 orang atau naik 86 orang, aktif 304 naik 47, dan sembuh 455 orang atau naik 36 orang.

"Memang angkanya ada penambahan tapi KBB masih ada di kategori zona oranye," ucapnya, Sabtu (21/11/2020).



Hernamawan menyebutkan untuk kasus tertinggi masih ada di Kecamatan Lembang 218 kasus, Ngamprah 139, dan Padalarang 123. Sementara yang paling sedikit Kecamatan Rongga 1 kasus, Gununghalu 2 dan Saguling 4 kasus. (Baca juga:Terjadi Keremunan Massa di Megamendung, Polda Jabar Segera Periksa Habib Rizieq)

Menurutnya, di Lembang sempat beredar ada kabar 29 warga Desa Cikidang, yang terkonfirmasi positif COVID-19 hingga membuat warga khawatir. Namun dirinya menegaskan jika kabar yang beredar di WhatsApp grup tersebut tidak benar, jadi warga tidak perlu khawatir.

"Informasinya tidak benar, yang benar adalah ada tiga orang. Itupun dari Maret sampai 17 November 2020 dan sekarang mereka sudah sembuh," terangnya.



Meskipun kasus positif COVID-19 masih terus bertambah, namun angka kesembuhan masih lebih banyak yakni 455 berbanding yang aktif 304. "Kasus baru memang muncul tapi itu diimbangi dengan kasus yang sembuh, itu berkat sosialisasi yang gencar terkait protokol kesehatan," pungkasnya.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top