Jumlah Kasus Terus Menyusut, Surabaya Antisipasi Gelombang Kedua COVID-19
Selasa, 17 November 2020 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
Untuk di pusat perbelanjaan, mereka menyasar Plaza Jembatan Merah, ITC dan PGS, sedangkan di toko swalayan mereka menyasar toko modern di Jalan Kebalen Timur, toko modern di Jalan Raya Dupak dan toko modern di Jalan Tembaan serta beberapa toko swalayan lainnya.
Sedangkan Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah bersama PD Pasar Surya menggelar operasi protokol kesehatan di 23 pasar yang ada di Kota Surabaya. Mereka sosialisasi dan memastikan protokol kesehatan di setiap pasar itu terus dilakukan dengan ketat. "Teman-teman OPD lain juga terus turun menggelar operasi protokol kesehatan ini. Kami bersama-sama turun," ujarnya.
Pada intinya, lanjut dia, operasi kali ini untuk mengecek kembali protokol kesehatan yang ada di setiap fasilitas publik itu. Tentunya, semua pihak tidak mau di Kota Pahlawan ini ada gelombang kedua penyebaran COVID-19 . "Kita semua tidak ingin ada lonjakan gelombang kedua COVID-19 , makanya kita harus mempertahankan keberhasilan mengendalikan COVID-19 ini dengan tetap menjaga prokol kesehatan," imbuhnya. (Baca juga: Awasi TPS dan Cegah Politik Uang, 2.278 PTPS Blitar Jalani Rapid Test )
Bahkan, ia juga meminta semua pihak, terutama warga Kota Surabaya untuk tidak kendor menjaga dan mentaati protokol kesehatan yang sudah dilakukan sejak awal pandemi. "Tidak boleh kendor dalam menjaga protokol kesehatan. Menurut kami, vaksin terbaik adalah perubahan perilaku dengan biasakan yang tidak biasa, dengan cara itu, insyallah COVID-19 di Surabaya akan segera selesai," katanya.
Sedangkan Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah bersama PD Pasar Surya menggelar operasi protokol kesehatan di 23 pasar yang ada di Kota Surabaya. Mereka sosialisasi dan memastikan protokol kesehatan di setiap pasar itu terus dilakukan dengan ketat. "Teman-teman OPD lain juga terus turun menggelar operasi protokol kesehatan ini. Kami bersama-sama turun," ujarnya.
Pada intinya, lanjut dia, operasi kali ini untuk mengecek kembali protokol kesehatan yang ada di setiap fasilitas publik itu. Tentunya, semua pihak tidak mau di Kota Pahlawan ini ada gelombang kedua penyebaran COVID-19 . "Kita semua tidak ingin ada lonjakan gelombang kedua COVID-19 , makanya kita harus mempertahankan keberhasilan mengendalikan COVID-19 ini dengan tetap menjaga prokol kesehatan," imbuhnya. (Baca juga: Awasi TPS dan Cegah Politik Uang, 2.278 PTPS Blitar Jalani Rapid Test )
Bahkan, ia juga meminta semua pihak, terutama warga Kota Surabaya untuk tidak kendor menjaga dan mentaati protokol kesehatan yang sudah dilakukan sejak awal pandemi. "Tidak boleh kendor dalam menjaga protokol kesehatan. Menurut kami, vaksin terbaik adalah perubahan perilaku dengan biasakan yang tidak biasa, dengan cara itu, insyallah COVID-19 di Surabaya akan segera selesai," katanya.
(eyt)
Lihat Juga :