Jumlah Kasus Terus Menyusut, Surabaya Antisipasi Gelombang Kedua COVID-19
Selasa, 17 November 2020 - 23:59 WIB
loading...
Tim Swab Hunter masih terus beroperasi di berbagai wilayah untuk mencari pelanggar protokol kesehatan. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Kota Surabaya , mulai mengantisipasi gelombang kedua COVID-19 . Saat ini, kasus aktif COVID-19 di Kota Pahlawan sudah tinggal 49 orang per tanggal 16 November 2020, bahkan pertambahan kasus juga semakin sedikit. Sementara angka kesembuhannya terus meningkat. (Baca juga: Otak Pembunuhan Gadis di Hotel Dibekuk, Polisi Masih Buru Pelaku Lain )
Wali Kota Surabaya , Tri Rismaharini tidak ingin warganya terlena dan mengabaikan protokol kesehatan. Pihaknya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surabaya untuk menggelar operasi protokol kesehatan di bidangnya masing-masing. Semua ini untuk mengantisipasi lonjakan gelombang kedua COVID-19 di Kota Surabaya.
"Mulai hari ini kami di seluruh OPD bergerak menggelar operasi protokol kesehatan sesuai tupoksinya masing-masing. Ini untuk antisipasi second wave (gelombang kedua) COVID-19 ," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya , yang sekaligus Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto, Selasa (17/11/2020).
Ia melanjutkan, hampir seluruh fasilitas publik mulai dari hotel, mall, kantor, industry, sekolah, pasar-pasar dan perkampungan dilakukan operasi protokol kesehatan ini. Ia mencontohkan seperti Dinas Perdagangan menggelar operasi ini di toko swalayan dan pusat perbelanjaan. (Baca juga: Sadis, Suami di Sukabumi Bunuh Istrinya Secara Brutal Gara-gara Tak Mau Urus Cerai )
Wali Kota Surabaya , Tri Rismaharini tidak ingin warganya terlena dan mengabaikan protokol kesehatan. Pihaknya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surabaya untuk menggelar operasi protokol kesehatan di bidangnya masing-masing. Semua ini untuk mengantisipasi lonjakan gelombang kedua COVID-19 di Kota Surabaya.
"Mulai hari ini kami di seluruh OPD bergerak menggelar operasi protokol kesehatan sesuai tupoksinya masing-masing. Ini untuk antisipasi second wave (gelombang kedua) COVID-19 ," kata Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya , yang sekaligus Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto, Selasa (17/11/2020).
Ia melanjutkan, hampir seluruh fasilitas publik mulai dari hotel, mall, kantor, industry, sekolah, pasar-pasar dan perkampungan dilakukan operasi protokol kesehatan ini. Ia mencontohkan seperti Dinas Perdagangan menggelar operasi ini di toko swalayan dan pusat perbelanjaan. (Baca juga: Sadis, Suami di Sukabumi Bunuh Istrinya Secara Brutal Gara-gara Tak Mau Urus Cerai )
Lihat Juga :