Optimisme di Tengah Krisis Kemanusiaan

Minggu, 10 Mei 2020 - 09:58 WIB
loading...
A A A
Hari hari ini sermacam ada serangan psikologis, kita hidup dalam situasi sedaikit asing dengan pembatasan sosial bersekala besar. Ada perubahan drastis yang mengancam ketenangan. Ada pandemi pemaksa yang seakan akan tak ada satupun datang dengan ilmu dan pengalamannya. Sampai bulan ke lima masuk setelah pandemic muncul, belum ada teknologi yang bisa memberi harapan secara paripurna, tokoh tokoh dunia yang biasanya pandai membuat formulasi kebijakan seperti negara negara Amerika dan Eropa jadi rapuh.

Semua sedang diuji dengan ujian yang menggelisahkan. Sistem sosial yang terbangun ratusan tahun khususnya sistem sosial berkerumun seakan runtuh. Apakah kita boleh putus asa?. Jawab walaa taiazuu, mirrauhillah. Laa tahzan, innallaha maana, ini adalah jalan Allah untuk merubah.

Secara sepiritual jangan jangan kemarin itu kita lalai sebagai individu, keliru sebagai anggota keluarga, belum amanah sebagai abdillah dan wakil Allah di bumi, belum paripurna sebagai suami dan ayah formalitas atau masih defisit sebagai hamba. Inilah masanya Allah SWT memaksa manusia di abad ini sedikit undur daringejala kebodohan dan kecongkakan yang dalam Al Qur’an dikenal sebagai dlolaalan baiida

Secara spiritual sesungguhnya kalau manusia pandai berhitung, kita ini massif deficit. Dibandingkan kesulitas akibat Covid 19 hal seperti ini bagi manusia beriman, rizky, ilmu pengetahuan, rizki kesehatan, kesehataan tangan, kesehatan kaki, kesehatan mata, kesehatan indera perasa, indera pendengaran, karunia rizky, karunia kemerdekaan, karunia keutuhan keluarga, karunia udara yang bebas lebih banyak nilainya dari kesulitas PSBB.

Untung Ramadhan tiba, inilah bulan yang disebut disebut juga syahrut – tarbiyah, bulan dimana kita secara sendiri sendiri dan bersama sama, sekeluarga, selingkungan dan sebangsa dan setanah air untuk belajar, untuk introspeksi. Taubatann nasuha, puasa adalah syahruttaubah bulan dimana kita dapat momentum utama untuk kembali kepada nya, inilah pintu taubat sosial dan spiritual dengan makna yang sesungguh sungguhnya

Jangan jangan kita termasuk yang oleh Rasulullah SAW disebut sebagai orang yang yuhibbuunaddunya wayansaunal akhiroh, terlalu mencintai dunia dan lupa akan kehidupan akhirat. Jangan jangan kita ini khianat, dholim, termasuk hamba yang lebih cinta harta dan materi, yuhibbunal maala, wa yanshaunal hisab, sehingga melupakan hisab. Jangan jangan menurut catatan malaikat yang dilaporkan kepada tuhan kita ini, naudzubillahi mindaalik, termasuk yang yubibbuunal kholqoh wayansaunal khooliqoh, diam diam dan terang terangan menusuk perasan malaikat dan allah, lebih mencintai dan memiliki perhatian kepada makhluk allah dan lupa kepada penciptanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNA Protes Speaker Tadarus...
WNA Protes Speaker Tadarus di Gili Trawangan, Kemenag Ingatkan Penggunaan Pengeras Suara
WNA Ngamuk di Gili Trawangan...
WNA Ngamuk di Gili Trawangan Mendengar Tadarusan, PBNU Ingatkan Soal Adab Penggunaan Pengeras Suara
Viral Bule Ngamuk Mendengar...
Viral Bule Ngamuk Mendengar Tadarusan, MUI Minta Semua Pihak Menahan Diri
Saga Gelar Sosialisasi...
Saga Gelar Sosialisasi Tips Sahur Sehat dan Tadarus Alquran di Jatim
Durhaka! Anak Kandung...
Durhaka! Anak Kandung Bunuh Ibu saat Tadarusan di Masjid
Silaturahmi ke Ponpes...
Silaturahmi ke Ponpes Al-Furqon, Kiai Muda Jatim Ikut Zikir dan Tadarus
Bolehkan Baca Al Quran...
Bolehkan Baca Al Quran Tanpa Tahu Artinya?
Kisah Tadarus Al Quran...
Kisah Tadarus Al Quran : Ada Sahabat Nabi SAW yang Khatam Al Quran hanya dalam Satu Rakaat Salat
6 Surat Al Quran yang...
6 Surat Al Quran yang Utama Dibaca saat Awal Ramadan, Apa Saja?
Rekomendasi
Istri Sirinya Mau Lahiran,...
Istri Sirinya Mau Lahiran, Vicky Prasetyo Minta Doa
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Profil Irjen Totok Suharyanto,...
Profil Irjen Totok Suharyanto, Kakortastipidkor Polri yang Ungkap Megakorupsi Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Polda Metro Jaya Serahkan...
Polda Metro Jaya Serahkan Tumpukan Dokumen di Sidang Praperadilan Roy Suryo
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
KHBS Terus Diperluas,...
KHBS Terus Diperluas, Puluhan Ribu Warga Pulang Pisau Ditargetkan Nikmati Bantuan hingga Kuliah Gratis
Giliran Polda Metro...
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved