KHBS Terus Diperluas, Puluhan Ribu Warga Pulang Pisau Ditargetkan Nikmati Bantuan hingga Kuliah Gratis
Rabu, 15 Juli 2026 - 09:35 WIB
loading...
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, mengatakan program KHBS di Pulang Pisau menjangkau 7.864 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)./ Istimewa
A
A
A
PALANGKARAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperluas jangkauan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaatnya. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau 7.864 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pulang Pisau, dan jumlahnya ditargetkan menembus lebih dari 10 ribu KPM.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, mengatakan masih terdapat sekitar 2.840 warga yang mengajukan pengaduan karena belum terdaftar sebagai penerima manfaat KHBS. Pemerintah pun meminta masyarakat yang memenuhi syarat segera diusulkan agar bisa masuk dalam daftar penerima.
“Walaupun masih terdapat sekitar 2.840 masyarakat yang mengajukan pengaduan karena belum terdata pada program KHBS,” ujar Edy Pratowo saat berada di Pulang Pisau, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, KHBS tidak hanya menghadirkan bantuan pangan berupa sembako dan bantuan tunai, tetapi juga menjadi program perlindungan sosial yang menyentuh berbagai sektor penting bagi masyarakat.
Di bidang pendidikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan program pendidikan gratis, termasuk pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Tahun ini, pemerintah juga membuka kesempatan bagi 1.000 mahasiswa untuk mengikuti pendidikan vokasi Diploma 1 (D1) secara gratis di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.
“Kuliah ini hanya berfokus pada bidang pertanian,” kata Edy.
Program tersebut disiapkan untuk mencetak tenaga pendamping pertanian yang memiliki keterampilan dalam penerapan teknologi, proses budidaya hingga pengolahan hasil panen. Langkah ini dinilai sejalan dengan peran Kabupaten Pulang Pisau sebagai salah satu kawasan lumbung pangan di Kalimantan Tengah.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, mengatakan masih terdapat sekitar 2.840 warga yang mengajukan pengaduan karena belum terdaftar sebagai penerima manfaat KHBS. Pemerintah pun meminta masyarakat yang memenuhi syarat segera diusulkan agar bisa masuk dalam daftar penerima.
“Walaupun masih terdapat sekitar 2.840 masyarakat yang mengajukan pengaduan karena belum terdata pada program KHBS,” ujar Edy Pratowo saat berada di Pulang Pisau, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, KHBS tidak hanya menghadirkan bantuan pangan berupa sembako dan bantuan tunai, tetapi juga menjadi program perlindungan sosial yang menyentuh berbagai sektor penting bagi masyarakat.
Di bidang pendidikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menghadirkan program pendidikan gratis, termasuk pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi. Tahun ini, pemerintah juga membuka kesempatan bagi 1.000 mahasiswa untuk mengikuti pendidikan vokasi Diploma 1 (D1) secara gratis di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.
“Kuliah ini hanya berfokus pada bidang pertanian,” kata Edy.
Program tersebut disiapkan untuk mencetak tenaga pendamping pertanian yang memiliki keterampilan dalam penerapan teknologi, proses budidaya hingga pengolahan hasil panen. Langkah ini dinilai sejalan dengan peran Kabupaten Pulang Pisau sebagai salah satu kawasan lumbung pangan di Kalimantan Tengah.
Lihat Juga :