Klaster Perkantoran Dominasi Kasus Baru Penyebaran COVID-19 di Sumsel
Kamis, 12 November 2020 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
"Klaster perkantoran masih mendominasi kasus-kasus baru. Penambahan kasus baru cukup fluktuatif dengan rata-ratanya 40 kasus perhari," kata Yusri.
Menurutnya, klaster perkantoran lebih banyak terlaporkan karena proses pelacakan yang cepat dan mudah dideteksi. (Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sekolah di Empat Lawang Terendam Banjir)
Sementara kasus dari klaster yang diduga muncul seperti klaster wisata, unjuk rasa atau klaster pernikahan belum banyak dilaporkan. (Baca juga: Pelaku Pembacok Kadispora OKU Selatan Menyerahkan Diri Setelah Buron Selama 3 Hari, Motif karena Cemburu)
"Acara pernikahan itu berpeluang besar menimbulkan klaster baru karena banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan, namun sampai saat ini belum ada laporan dari kabupaten/kota," jelasnya.
Diketahui, ada 15 kabupaten/kota di Sumsel yang masuk Zona Orange, yakni Kabupaten Musi Rawas, Muba, Muara Enim, PALI, Muratara, OKU, OKU Selatan, OKU Timur, OKI, Empat Lawang, Lahat, Kota Lubuklinggau, Pagaralam, Prabumulih, dan Palembang. Sementara zona kuning atau wilayah risiko rendah hanya Kabupaten Banyuasin dan Ogan Ilir.
Menurutnya, klaster perkantoran lebih banyak terlaporkan karena proses pelacakan yang cepat dan mudah dideteksi. (Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sekolah di Empat Lawang Terendam Banjir)
Sementara kasus dari klaster yang diduga muncul seperti klaster wisata, unjuk rasa atau klaster pernikahan belum banyak dilaporkan. (Baca juga: Pelaku Pembacok Kadispora OKU Selatan Menyerahkan Diri Setelah Buron Selama 3 Hari, Motif karena Cemburu)
"Acara pernikahan itu berpeluang besar menimbulkan klaster baru karena banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan, namun sampai saat ini belum ada laporan dari kabupaten/kota," jelasnya.
Diketahui, ada 15 kabupaten/kota di Sumsel yang masuk Zona Orange, yakni Kabupaten Musi Rawas, Muba, Muara Enim, PALI, Muratara, OKU, OKU Selatan, OKU Timur, OKI, Empat Lawang, Lahat, Kota Lubuklinggau, Pagaralam, Prabumulih, dan Palembang. Sementara zona kuning atau wilayah risiko rendah hanya Kabupaten Banyuasin dan Ogan Ilir.
(boy)
Lihat Juga :