Tim Indah-Suaib Tegaskan Tak Terpengaruh Kampanye Negatif
Selasa, 03 November 2020 - 23:25 WIB
loading...
Indah Putri Indriani. Foto: Istimewa
A
A
A
LUWU UTARA - Juru Bicara Indah Putri Indriani -Suaib Mansur, Hikmawan Pasalo mengungkapkan, saat ini kandidatnya masif blusukan melakukan sosialisasi. Sehari kata Hikmawan, baik Indah maupun Suaib bisa mengadiri tujuh agenda tatap muka.
“Setiap harinya paslon BISA (akronim Indah-Suaib) menghadiri silaturahmi dengan jumlah rata-rata tujuh pertemuan masyarakat perhari, BISA dikalkulasi jumlah pertemuannya sejak tanggal 26 September sampai dengan 39 hari masa kampanye hari ini tanggal 3 November 2020, saat kami kroscek data kunjungan di sekretariat tim pemenangan, tercatat 332 titik pertemuan masyarakat sampai dengan hari ini dan jumlah tersebut akan terus bertambah sampai dengan berakhirnya 71 hari masa kampanye ,” jelas Hikmawan, Selasa (3/11/2020).
Baca juga: Usai Debat Kandidat Perdana, Anir-Lutfi Panen Dukungan
Penerapan gerakan pasangan calon BISA yang secara sistematis dan masif tersebut di lapangan menurut Hikmawan, hanya dapat dibendung dengan kecurangan, kampanye negatif , maupun silent black campaign dengan metode dan pendekatannya yang beragam.
“Kami tidak heran dengan metode dan pendekatan yang dilakukan pihak di luar paslon BISA, menggunakan negative campaign maupun silent black campaign dalam hal upaya untuk mendegradasi pasangan calon lain,” ujar Hikmawan dalam siaran persnya kepada SINDOnews.
“Setiap harinya paslon BISA (akronim Indah-Suaib) menghadiri silaturahmi dengan jumlah rata-rata tujuh pertemuan masyarakat perhari, BISA dikalkulasi jumlah pertemuannya sejak tanggal 26 September sampai dengan 39 hari masa kampanye hari ini tanggal 3 November 2020, saat kami kroscek data kunjungan di sekretariat tim pemenangan, tercatat 332 titik pertemuan masyarakat sampai dengan hari ini dan jumlah tersebut akan terus bertambah sampai dengan berakhirnya 71 hari masa kampanye ,” jelas Hikmawan, Selasa (3/11/2020).
Baca juga: Usai Debat Kandidat Perdana, Anir-Lutfi Panen Dukungan
Penerapan gerakan pasangan calon BISA yang secara sistematis dan masif tersebut di lapangan menurut Hikmawan, hanya dapat dibendung dengan kecurangan, kampanye negatif , maupun silent black campaign dengan metode dan pendekatannya yang beragam.
“Kami tidak heran dengan metode dan pendekatan yang dilakukan pihak di luar paslon BISA, menggunakan negative campaign maupun silent black campaign dalam hal upaya untuk mendegradasi pasangan calon lain,” ujar Hikmawan dalam siaran persnya kepada SINDOnews.
Lihat Juga :