Indah Harap Luwu Utara Jadi Kabupaten Layak Anak
Selasa, 31 Mei 2022 - 17:32 WIB
loading...
Pemkab Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Foto: Protokoler Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani berharap, daerah yang ia pimpin saat ini bisa menjadi kabupaten layak anak.
Harapan itu Indah sampaikan saat melakukan pertemuan penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) di Ruang Rapat Wakil Bupati Luwu Utara, Selasa (31/5/2022).
Baca juga: Pemkab Lutra Gandeng Sejumlah Pihak untuk Pengembangan Kakao
"Harapan kita di akhirnya bagaimana Luwu Utara menjadi kabupaten layak anak . Harapan yang lebih baik dari capaian sebelumnya dan harusnya bisa," ucap Indah.
Oleh karena itu, Indah berharap, banyak intervensi terhadap lima karekter yang dapat dipenuhi, sehingga idealnya ada perbaikan dari angka raihan tahun sebelumnya.
"Ada 24 indikator kabupaten/kota layak anak dan saya ingin kita semua fokus pada 5 klaster dan berharap kita semua yang hadir hari ini paham terhadap 5 klaster ini, capaian 24 indikator kabupaten layak anak tidak terlepas dari kerja keras kita semua," ujarnya.
Adapun lima klaster itu adalah hak sipil kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, dan perlindungan khusus.
Harapan itu Indah sampaikan saat melakukan pertemuan penguatan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) di Ruang Rapat Wakil Bupati Luwu Utara, Selasa (31/5/2022).
Baca juga: Pemkab Lutra Gandeng Sejumlah Pihak untuk Pengembangan Kakao
"Harapan kita di akhirnya bagaimana Luwu Utara menjadi kabupaten layak anak . Harapan yang lebih baik dari capaian sebelumnya dan harusnya bisa," ucap Indah.
Oleh karena itu, Indah berharap, banyak intervensi terhadap lima karekter yang dapat dipenuhi, sehingga idealnya ada perbaikan dari angka raihan tahun sebelumnya.
"Ada 24 indikator kabupaten/kota layak anak dan saya ingin kita semua fokus pada 5 klaster dan berharap kita semua yang hadir hari ini paham terhadap 5 klaster ini, capaian 24 indikator kabupaten layak anak tidak terlepas dari kerja keras kita semua," ujarnya.
Adapun lima klaster itu adalah hak sipil kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, dan perlindungan khusus.
Lihat Juga :