Abrasi Pantai, 3 Rumah Warga di Madina Rusak Berat

Jum'at, 08 Mei 2020 - 20:43 WIB
loading...
Abrasi Pantai, 3 Rumah Warga di Madina Rusak Berat
Keadaan bibir pantai yang mengalami abrasi (Foto/Sindonews/ist)
A A A
MADINA - Sebanyak tiga rumah warga di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami kerusakan akibat abrasi pantai yang terjadi di daerah tersebut, Jumat (8/5/2020).

Selain itu, abrasi juga merobohkan sejumlah pohon kelapa di pinggir pantai. Ke-tiga rumah warga yang rusak milik, Sapri, Istanuddin dan Gusbay. Kerusakan parah terjadi di rumah milik Sapri. Sebab, terdampak langsung dengan pengikisan pantai. Sedangkan rumah Istanuddin dan Gusbay rusak akibat tertimpa pohon kelapa.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Peristiwa abrasi itu terjadi akibat cuaca ekstrim yang melanda desa Tabuyung sejak beberapa hari yang lalu. Akibatnya, debit air laut menjadi naik dan mengikis bibir pantai di desa itu.

Tokoh masyarakat Sapril Daulay mengungkapkan, hujan dan badai terjadi di desa itu sejak beberapa hari yang lalu. Spontan, air pasang langsung menggenangi sejumlah pemukiman warga. Jarak antara bibir pantai dan rumah penduduk hanya beberapa meter. Sehingga, apabila debit air laut naik maka akan langsung menggenangi pemukiman.

“Selain merusak rumah, abrasi berdampak banyak terhadap banyaknya pohon kelapa yang tumbang dan menimba rumah warga,”ujarnya kepada SINDONews. Dia berharap kepada pemerintah daerah agar segera membangun bangunan pemecah ombak di sekitar bibir pantai, karena ribuan nyawa akan terancam apabila pemerintah daerah lalai untuk memberikan tindakan.

Pernyataan yang sama juga datang dari Manijan, warga setempat. Dia mengaku khawatir dengan keselamatan dia dan keluarganya. Sebab, ombak sangat keras menghantam pantai.”Tidak jarang, limpahan air laut juga mengenai dapur kami,”tuturnya.
Muslimah, pemilik rumah yang rusak akibat tertimpa pohon mengatakan, dia bersama keluarga tidak bisa tidur nyenyak karena cuaca sangat buruk.

”Yang di rumah hanya suami saya, sedangkan saya dan anak sudah mengungsi,”ucapnya. Camat Muara Batang Gadis, Edy Ikhsan Lubis mengatakan, Bupati Madina sudah menginstruksikan BPBD, Dinas PU dan Kominfo untuk segera meninjau kondisi abrasi di Pantai Desa Tabuyung.

Selain itu, tim yang akan turun juga diminta melakukan survei material batu untuk timbunan, serta kemungkinan akan menggunakan anggaran dana APBN yang diupayakan agar cepat diturunkan, kami juga meminta warga untuk tetap tenang namun harus terus mewaspadai dan memantau situasi ombak.
(vit)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1429 seconds (11.210#12.26)