Serapan Tak Maksimal, Rp21 Miliar Dana Kelurahan Berpotensi Jadi Silpa
Senin, 02 November 2020 - 13:02 WIB
loading...
Dana Kelurahan di Makassar berpotensi jadi silpa karena tidak terserap maksimal. Foto: Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Serapan anggaran dana keluarahan di Makassar belum maksimal, sehingga anggaran senilai Rp21 miliar dicairkan pada tahap pertama berpotensi menjadi sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA).
Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mendapatkan alokasi dana kelurahan sebesar Rp54 miliar. Pencairannya dilakukan secara bertahap. Namun, dari Rp27 miliar dana kelurahan tahap pertama, hanya Rp6 miliar yang teralisasi.
Baca Juga: Program Dana Kelurahan Diminta Segera Dimaksimalkan
Artinya, masih ada Rp21 miliar dana kelurahan yang perlu dikelola secara maksimal di dua bulan terakhir. Itu pun di luar Rp100 juta dana kelurahan yang dialokasikan melalui APBD 2020.
Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar , Rahmat Mappatoba tak menampik banyaknya anggaran yang berpotensi jadi SiLPA. Meski begitu, ia berharap penyerapan anggaran dana kelurahan bisa dimaksimalkan November ini.
Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mendapatkan alokasi dana kelurahan sebesar Rp54 miliar. Pencairannya dilakukan secara bertahap. Namun, dari Rp27 miliar dana kelurahan tahap pertama, hanya Rp6 miliar yang teralisasi.
Baca Juga: Program Dana Kelurahan Diminta Segera Dimaksimalkan
Artinya, masih ada Rp21 miliar dana kelurahan yang perlu dikelola secara maksimal di dua bulan terakhir. Itu pun di luar Rp100 juta dana kelurahan yang dialokasikan melalui APBD 2020.
Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar , Rahmat Mappatoba tak menampik banyaknya anggaran yang berpotensi jadi SiLPA. Meski begitu, ia berharap penyerapan anggaran dana kelurahan bisa dimaksimalkan November ini.
Lihat Juga :