Peredaran 135 Kg Ganja Kering Dibongkar 2 Polres di Sumbar

loading...
Peredaran 135 Kg Ganja Kering Dibongkar 2 Polres di Sumbar
Petugas gabungan dari Satreskoba Polres Payakumbuh, dan Polres Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, berhasil mengungkap peredaran ganja. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
PAYAKUMBUH - Tim gabungan Satreskoba Polres Lima Puluh Kota,dan Satreskoba Polres Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), menggeledah salah satu rumah tersangka, yang diketahui bernama Rangga Saputra di daerah Taeh, Kabupaten Lima Puluh Kota.

(Baca juga: Lewat Aplikasi Grab, Wanita Cantik di Bengkulu Bongkar Perselingkuhan Suami)

Penggeledahan ini dilakukan setelah polisi menangkap Rangga Saputra, bersama temannya, Yefri Fino, terkait kepemilikan dua paket kecil narkotika jenis sabu. Saat dilakukan penggeledahan, petugas gabungan menemukan batang ganja kering di sekitar rumah.

Awalnya kedua tersangka menyangkal tentang kepemilikan batang ganja tersebut. Namun setelah petugas menggeledah ke sekeliling rumah, akhirnya menemukan satu karung plastik di samping rumah yang berisi paketan ganja kering ukuran besar.



Kemudian petugas kembali menemukan karung berisi ganja di sekitar kebun dalam semak-semak. Setelah ditotal, sebanyak 135 paket ganja yang ditemukan. Satu paket ganja tersebut diperkirakan beratnya mencapai 1 Kg.



(Baca juga: Survei Terbaru Pilkada Surabaya, Eri Cahyadi Ungguli Machfud Arifin)



Saat diperiksa petugas, Rangga Saputra mengaku, ganja tersebut asal Aceh yang baru diambil, dan rencana akan di bawa ke Lampung. Namun selama menunggu jemputan, ganja tersebut dititipkan di rumah Rangga Saputra, dengan upah titip Rp100 ribu/hari.

Dirreskoba Polda Sumbar, Kombes Pol. Wahyu S., mengungkapkan, kasus peredaran ganja ini termasuk yang terbesar di Sumbar. "Dalam beberapa bulan terakhir ini, ratusan kilogram ganja berhasil diamankan baik oleh jajaran Polres dan Polda Sumbar," ujarnya.

(Baca juga: Pria Ini Nekat Peras Pasangan kekasih di Mall, Ini Akibatnya)

Daerah Lima Puluh Kota, dan Payakumbuh, Sumbar, merupakan daerah yang rawan terhadap peredaran narkoba, karena letaknya merupakan daerah perlintasan dari berbagai daerah di sekitar Sumbar.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top