Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Pasangan Pelajar Dibekuk Polisi

loading...
Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Pasangan Pelajar Dibekuk Polisi
Sepasang pelajar sebuah SMA di di Jembrana Bali, ditangkap polisi. Keduanya merupakan pelaku pembuang bayi hasil hubungan gelap yang baru dilahirkan. Foto/SINDOnews/Miftahul Chusna
DENPASAR - Sepasang pelajar sebuah SMA di di Jembrana, Bali, ditangkap polisi. Keduanya merupakan pelaku pembuang bayi hasil hubungan gelap yang baru dilahirkan. (Baca juga: Ketua RT di Batam Tewas Berseimbah Darah Usai Ditikam Tetangganya)

Kedua pelaku berinisial RP (16) dan PR (17). "Keduanya mengaku membuang bayi karena takut ketahuan orangtuanya," kata Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita, Jumat (30/10/2020).

Menurut dia, kasus itu bermula ketika PR melahirkan bayi di kamar mandi rumahnya, Rabu (28/10/2020) sekitar jam dua pagi. PR melahirkanbayi sendiri tanpa sepengetahuan orangtuanya.

Usai melahirkan bayi, PR menghubungi pacarnya untuk diajak bertemu. Keduanya sepakat untuk membuang bayi berjenis kelamin perempuan itu. (Baca juga: Pelecehan Seksual di SPBU Cisaga Hebohkan Jagad Medsos)



Di tengah perjalanan, RP sempat berubah pikiran dan mengatakan kepada pacarnya siap bertanggungjawab. Namun niat itu dia urungkan karena takut dengan orangtuanya.

Kedua pelaku lalu memutuskan membuang bayinya di depan panti asuhan Giri Asih di Desa Melaya. "PR yang meletakkan bayi di depan panti, sedangkan RP menunggu di jalan," ungkap Yogi.

Dia menegaskan, proses hukum kedua pelaku selain menggunakan KUHP dengan tetap mengedepankan Undang-undang Perlindungan Anak dan tidak dilakukan penahanan. (Baca juga: Polesan Gizi Kedelai di Pusaran Kelompok Urban)



Pelaku perempuan kita kembalikan kepada orangtuanya untuk mendapatkan perawatan usai persalinan. Untuk pelaku laki-laki masih menjalani pemeriksaan dan akan dikembalikan kepada orang tuanya.

(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top