Pandemi COVID-19, Pengembang Ini Ekspansi Bangun Perumahan di Gresik

Selasa, 27 Oktober 2020 - 22:00 WIB
loading...
Pandemi COVID-19, Pengembang Ini Ekspansi Bangun Perumahan di Gresik
Developer PT Aqira melakukan peletakan batu pertama pembangunan satu unit rumah contoh Aqira Residence 1 di Desa Guranganyar, Dusun Gurangkulon, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.Foto/SINDONews/Lukman Hakim
A A A
GRESIK - Berlokasi tidak jauh dari Surabaya yang merupakan ibu kota Provinsi Jawa Timur (Jatim), menjadikan Kabupaten Gresik terus tumbuh menjadi salah daerah penyangga. Gresik kini menjadi bidikan para investor, termasuk pengembang yang berminat melakukan ekspansi bisnis properti.

Salah satunya developer PT Aqira. Pengembang perumahan tersebut melakukan peletakan batu pertama pembangunan satu unit rumah contoh Aqira Residence 1 di Desa Guranganyar, Dusun Gurangkulon, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Perumahan ini rencananya dibangun diatas lahan seluas 2.700 meter persegi.

(Baca juga: Selama Cuti Bersama, Ratusan Personel Gabungan di Blitar Awasi Prokes COVID-19 )

Komisaris PT Aqira, Aqib mengatakan, di Aqira Residence rencananya akan dibangun sebanyak 20 unit dengan type 36. Pembangunan Aqira Residence 1, kata dia, pengurusannya sudah sesuai prosedur. Mulai dari tingkat kelurahan hingga Pemerintah Kabupaten Gresik.

"Setelah Aqira Residence 1 selesai dibangun, selanjutnya kami akan merencanakan pembangunan perumahan Aqira Residence 2 type 45, apabila ijin perpanjangan kami turun atau keluar," katanya, Selasa (27/10/2020).

(Baca juga: Pertamina Antisipasi Peningkatan Konsumsi Energi di Libur Panjang )

Dia menambahkan, pihaknya akan semaksimal mungkin meningkatkan kualitas perumahan ini. Termasuk dari sisi kontribusi terhadap Dusun Gurangkulon, Desa Guranganyar.

"Kami juga akan berkontribusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Baik dari sisi pendapatan mereka melalui perumahan. Masyarakat sekitar sini akan kami ajak ikut serta bekerja, untuk meningkatkan pendapatan ekonomi mereka," urainya.

Sementara itu, Senior Associate Director Colliers International Ferry Salanto mengatakan, kebutuhan terhadap landed house alias rumah tapak masih besar. Kini area hunian mulai bergeser dari pusat kota ke daerah-daerah sekitarnya.

Di Surabaya, perumahan baru bermunculan di kawasan barat hingga Gresik. "Kawasan Surabaya Barat dan Gresik memang mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi perumahan. Tepatnya, rumah tapak," katanya.
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2147 seconds (11.210#12.26)