Gelar Festival ke-8, Kampung Budaya Polowijen Jadi Episentrum Seni Budaya Topeng Malang
Selasa, 29 April 2025 - 06:58 WIB
loading...
Festival Kampung Budaya Polowijen ke-8 yang digelar di Kampung Budaya Polowijen (KBP), Blimbing, Kota Malang, menjadikan kampung tersebut sebagai episentrum seni budaya. Foto/istimewa
A
A
A
MALANG - Festival Kampung Budaya Polowijen ke-8 yang digelar di Kampung Budaya Polowijen (KBP), Blimbing, Kota Malang, menjadikan kampung tersebut sebagai episentrum seni budaya . Berbagai event menarik ditampilkan dalam festival yang berlangsung pada pada Sabtu, 26 April 2025.
Antara lain, lomba topeng Malang Grebeg Sabrang, Gojeg Gongseng, dan penampilan special bantengan, jaranan oleh beberapa sanggar seni memeriahkan kalender event tahunan KBP itu.
Perhelatan Festival Kampung Budaya Polowijen (FKBP) ke-8 menuai pandangan dari berbagai pihak. Salah satunya Joko Santoso dari Sanggar Tari Sekar Dilem dan Sanggar Tari Padma Gayatri. Joko berpandangan, pelaksanaan FKBP ke-8 sungguh luar biasa. Selain memberikan wadah untuk mengasah bakat, ketrampilan, serta mental generasi muda pecinta topeng Malang. Selain itu, mereka juga dikenalkan dan ditunjukkan dengan empunya topeng Malang, yaitu Mbah Reni.
Baca juga: Belasan Mahasiswa UB Gali Potensi Kampung Budaya Polowijen Malang
"Kita diajak ritual yang sungguh luar biasa untuk menghormati beliau serta bersama-sama mendoakan untuk beliau, sebagai wujud dari rasa bangga dan terima kasih yang tak terhingga untuk hasil karya beliau yang bisa dinikmati hingga saat ini," kata Joko, Selasa (29/4/2025).
Joko menambahkan, FKBP ke-8 sebagai bagian yang secara tidak langsung mengajarkan kepada generasi muda khususnya untuk lebih bisa menghargai dan menghormati hasil karya manusia serta ajaran tata cara unggah-ungguh dalam budaya kita. "FKBP semoga berjaya dan selalu memberikan manfaay bagi kebaikan dari generasi ke generasi," ujarnya.
Baca juga: Intip Keseruan Wayang Jogja Night Carnival 2024, Hidupkan Kisah Gatotkaca Wirapraja
Antara lain, lomba topeng Malang Grebeg Sabrang, Gojeg Gongseng, dan penampilan special bantengan, jaranan oleh beberapa sanggar seni memeriahkan kalender event tahunan KBP itu.
Perhelatan Festival Kampung Budaya Polowijen (FKBP) ke-8 menuai pandangan dari berbagai pihak. Salah satunya Joko Santoso dari Sanggar Tari Sekar Dilem dan Sanggar Tari Padma Gayatri. Joko berpandangan, pelaksanaan FKBP ke-8 sungguh luar biasa. Selain memberikan wadah untuk mengasah bakat, ketrampilan, serta mental generasi muda pecinta topeng Malang. Selain itu, mereka juga dikenalkan dan ditunjukkan dengan empunya topeng Malang, yaitu Mbah Reni.
Baca juga: Belasan Mahasiswa UB Gali Potensi Kampung Budaya Polowijen Malang
"Kita diajak ritual yang sungguh luar biasa untuk menghormati beliau serta bersama-sama mendoakan untuk beliau, sebagai wujud dari rasa bangga dan terima kasih yang tak terhingga untuk hasil karya beliau yang bisa dinikmati hingga saat ini," kata Joko, Selasa (29/4/2025).
Joko menambahkan, FKBP ke-8 sebagai bagian yang secara tidak langsung mengajarkan kepada generasi muda khususnya untuk lebih bisa menghargai dan menghormati hasil karya manusia serta ajaran tata cara unggah-ungguh dalam budaya kita. "FKBP semoga berjaya dan selalu memberikan manfaay bagi kebaikan dari generasi ke generasi," ujarnya.
Baca juga: Intip Keseruan Wayang Jogja Night Carnival 2024, Hidupkan Kisah Gatotkaca Wirapraja
Lihat Juga :