Dampak Gempa 5,9 SR Pangandaran, Belasan Rumah di Ciamis Ambruk-Warga Terluka

loading...
Dampak Gempa 5,9 SR Pangandaran, Belasan Rumah di Ciamis Ambruk-Warga Terluka
Petugas BPBD Ciamis mengecek rumah rusak akibat gempa Pangandaran. Foto/INEWSTv/Acep Muslim
CIAMIS - Dampak gempa bumi berkekuatan 5,9 Skala Richter (SR) yang mengguncang Kabupaten Pangandaran, sangat dirasakan warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Belasan rumah warga di Ciamis ambruk dan rusak.

Bahkan sejumlah warga mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan tembok rumah. Korban dibawa ke klinik terdekat. (BACA JUGA:Pangandaran Diguncang Gempa 5,9 SR, Tidak Berpotensi Tsunami)

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, akibat guncangangempa 5,9 SR di Pangandaran, mengakibatkan 16 rumah mengalami kerusakan dan sebagian ambruk. (BACA JUGA:Gempa Dirasakan hingga Bandung, Pengunjung Pantai Pangandaran Tetap Ramai)

Rumah rusak dan ambruk itu tersebar di Kecamatan Ciamis, Pamarican, Banjarsari, Lakbok, Purwodadi, dan Tambaksari. (BACA JUGA:Gempa Pangandaran Getarkan 6 Kecamatan di Majalengka)



Salah satu dari belasan rumah yang mengalami kerusakan adalah milik Yono Mustofa di Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Sebagian dinding dan atap rumah milik Yono, ambruk.

Selian itu, salah satu penghuni rumah yang merupakan anak korban Yono, Deden Gustiawan mengalami luka lecet di kaki akibat tertimpa tembok dan atap rumah. Korban Deden dibawa ke klinik setempat untuk menjalami pengobatan.

Menurut korban Deden, saat gempa terjadi, dirinya sedang berada di dalam rumah. Saat itu, Deden tengah menggendong anaknya yang masih kecil untuk menyelamatkan diri dengan keluar rumah. "Namun reruntuhan tembok dinding menimpa saya hingga terluka," kata Deden.
(awd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top