Gempa Dirasakan hingga Bandung, Pengunjung Pantai Pangandaran Tetap Ramai

loading...
Gempa Dirasakan hingga Bandung, Pengunjung Pantai Pangandaran Tetap Ramai
Gempa bumi di Pangandaran tak mempengaruhi masyarakat untuk berwisata di Pantai Pangandaran.Foto/ist
BANDUNG - Pagi ini Kabupaten Pangandaran diguncang gempa bumi tektonik 5,9 SR. Menurut BMKG, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau trust fault," jelas Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono.

Menurut dia, guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Sukabumi, Tasikmalaya, Pangandaran III-IV MMI. Artinya, bla pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Semenatara di Kuningan, Garut, Cilacap III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan akan truk berlalu.

(Baca juga:Gempa Pangandaran Getarannya Terasa Sampai Kota Tasikmalaya)



Semenatara di Kab.Bandung, Kebumen, Kutoarjo, Banyumas, Banjarnegara, Kulonprogo, Bantul, Gunung Kidul, Yogyakarta pada skala II-III MMI. Artinya, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.

"Di Kota Bandung dan Tegal, getaran pada II MMI atau dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Kendati begitu, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," jelas dia.

(Baca juga:Gus Nur Ditangkap Bareskrim Mabes Polri, Pengurus Cabang NU Cirebon Gelar Syukuran)



Salah satu warga Bandung Ruslan mengaku merasakan gempa tersebut. Dia merasakan saat sedang duduk di dalam rumah. Namun goyangan terasa ringan dan tidak menimbulkan kerusakan.

Semenatara itu, informasi yang dihimpun, pengunjung di pantai pangandaran terpantau tetap ramai. Tidak ada kekhawatiran warga pascagempa
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top