Antisipasi La Nina, Khofifah Minta Seluruh Instansi Mitigasi Potensi Bencana
Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:47 WIB
loading...
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. Foto/Ist
A
A
A
SIDOARJO - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh jajaran BMKG, BPBD, Dishub, PU Cipta Karya, Bina Marga dan Dinas Sosial mengantisipasi peningkatan curah hujan yang cukup tinggi akibat fenomena anomali iklim La Nina.
"Berdasarkan data dari BMKG menunjukkan, La Nina dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi curah hujan naik 25%," kata Khofifah usai memimpin rapat koordinasi bersama semua pihak untuk kesiapsiagaan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Sidoarjo, Rabu (21/10/2020).
Khofifah meminta, semua pihak yang memiliki kemampuan kebencanaan segera memitigasi dari setiap potensi kebencanaan dari hulu hingga hilir.
Maka, kata dia, rapat koordinasi pada hari ini harus bisa membreakdown secara detail. Terutama pada jalur jalur evakuasi kepada masyarakat jika terdapat bencana banjir, longsor ataupun angin puting beliung.
"Untuk itu, seluruh instansi kebencanaan harus melakukan antisipasi bersama yang harus segera dibuat item yang lebih terukur mulai dari hulu hingga hilir. Saya minta ini harus di detailkan, baik BMKG, BPBD, Dinsos, Dinas PU Cipta Karya, Dinas Kesehatan, hingga Bappeda dan seluruh instansi kebencanaan untuk mengantisipasi adanya dampak yang terjadi," katanya.
"Berdasarkan data dari BMKG menunjukkan, La Nina dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi curah hujan naik 25%," kata Khofifah usai memimpin rapat koordinasi bersama semua pihak untuk kesiapsiagaan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Sidoarjo, Rabu (21/10/2020).
Khofifah meminta, semua pihak yang memiliki kemampuan kebencanaan segera memitigasi dari setiap potensi kebencanaan dari hulu hingga hilir.
Maka, kata dia, rapat koordinasi pada hari ini harus bisa membreakdown secara detail. Terutama pada jalur jalur evakuasi kepada masyarakat jika terdapat bencana banjir, longsor ataupun angin puting beliung.
"Untuk itu, seluruh instansi kebencanaan harus melakukan antisipasi bersama yang harus segera dibuat item yang lebih terukur mulai dari hulu hingga hilir. Saya minta ini harus di detailkan, baik BMKG, BPBD, Dinsos, Dinas PU Cipta Karya, Dinas Kesehatan, hingga Bappeda dan seluruh instansi kebencanaan untuk mengantisipasi adanya dampak yang terjadi," katanya.
Lihat Juga :