Jadi Pusat Aksi Tolak UU Omnibus Law, Bundaran UGM Macet Total
Selasa, 20 Oktober 2020 - 15:47 WIB
loading...
Massa ARB melakukan aksi menolak UU Omnibus Law di Bundaran UGM, Selasa (20/10/2020) siang. FOTO : SINDOnews/Priyo Setyawan
A
A
A
SLEMAN - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) melakukan aksi damai menolak Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja di Bundaran UGM , Caturtunggal, Depok, Sleman, Selasa (20/10/2020) siang pukul 13.00 WIB.
Massa yang datang dari arah barat Samirono (UNY). Utara UGM dan selatan Jalan Cik Ditiro sesampainya di lokasi langsung memenuhi bundaran UGM. Arus lalu lintas pun macet total.(Baca juga : Sejumlah Mahasiswa UGM Masih di Polda DIY Usai Demo Tolak UU Omnibus Law )
Untuk memperlancar arus lalu lintas kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas. Ada yang dialihkan dan ada yang ditutup sementara. Sehingga baik dari arah selatan, barat dan timur tidak bisa mengakses bundaran UGM. Massa ARB sendiri hingga saat ini sedang menyampaikan orasi secara bergantian.
Kasat Lantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko mengatakan untuk pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas telah melakukan rekayasa lalu lintas di seputaran UGM. Di antaranya menutup jalan dari arah timur persimpangan Sagan ke barat Bundaran UGM. Sehingga arus lalu lintas dari selatan simpang Sagan tidak bisa bisa ke barat bundaran UGM, penguna jalan bisa mengakses ke utara atau timur.
Selain itu juga menututup persimpangan Mirota, sehingga arus lalu lintas daru barat dan utara tidak bisa mengakses ke bunderan UGM dan dari selatan bundaran atau jalan Cik Ditiro meski tidak menutup namun penguna jalan tidak bisa mengakses ke bundara UGM.
“Karena itu penguna jalan dihmbau untuk menghindari bundara UGM,” kata Mega, Selasa (20/10/2020).(Baca juga : Asing Dipermudah Memiliki Properti )
Massa yang datang dari arah barat Samirono (UNY). Utara UGM dan selatan Jalan Cik Ditiro sesampainya di lokasi langsung memenuhi bundaran UGM. Arus lalu lintas pun macet total.(Baca juga : Sejumlah Mahasiswa UGM Masih di Polda DIY Usai Demo Tolak UU Omnibus Law )
Untuk memperlancar arus lalu lintas kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas. Ada yang dialihkan dan ada yang ditutup sementara. Sehingga baik dari arah selatan, barat dan timur tidak bisa mengakses bundaran UGM. Massa ARB sendiri hingga saat ini sedang menyampaikan orasi secara bergantian.
Kasat Lantas Polres Sleman AKP Mega Tetuko mengatakan untuk pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas telah melakukan rekayasa lalu lintas di seputaran UGM. Di antaranya menutup jalan dari arah timur persimpangan Sagan ke barat Bundaran UGM. Sehingga arus lalu lintas dari selatan simpang Sagan tidak bisa bisa ke barat bundaran UGM, penguna jalan bisa mengakses ke utara atau timur.
Selain itu juga menututup persimpangan Mirota, sehingga arus lalu lintas daru barat dan utara tidak bisa mengakses ke bunderan UGM dan dari selatan bundaran atau jalan Cik Ditiro meski tidak menutup namun penguna jalan tidak bisa mengakses ke bundara UGM.
“Karena itu penguna jalan dihmbau untuk menghindari bundara UGM,” kata Mega, Selasa (20/10/2020).(Baca juga : Asing Dipermudah Memiliki Properti )
Lihat Juga :