Hayandra Gelar Webinar Menjaga Kesehatan Wanita di Masa Menopause
Minggu, 18 Oktober 2020 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
“Perlu diingat bahwa walaupun pemberian terapi hormon memiliki keuntungan menekan gejala menopause serta mengurangi resiko osteoporosis, namun terdapat pula peningkatan risiko terjadinya kanker rahim dan kanker usus besar. Sehingga pemeriksaan yang komprehensif dalam suatu center menopause akan sangat menolong para wanita usia menopause untuk mendapatkan terapi yang terbaik,” kata dia.
Sementara itu Apoteker Nina Indarwaty SFarm mengingatkan tentang perlunya pengaturan pola makan serta asupan suplemen kalsium dan vitamin D3. Termasuk mencermati kegunaan nutraceutical (terapi herbal) dan isoflavone dalam penatalaksanaan keluhan akibat menopause.
”Kekurangan vitamin D pada wanita menopause dapat memperburuk kondisi osteoporosis, serta menurunnya sistim pertahanan tubuh sehingga meningkatkan resiko penyakit kanker. Menurut literatur, pemberian rutin vitamin D3 dosis 2000-4800 IU/hari dapat memperbaiki defisiensi vitamin D dan mempertahankan kadar normal D3 dalam darah,” kata dia.
Dokter spesialis Obstetri Ginekologi konsultan Uroginekologi Rekonstruksi Klinik Hayandra dan Klinik Moegni, dr Fernandi Moegni SpOG(K), menjelaskan, peran laser dan cell therapy dalam perbaikan tampilan dan fungsi seksual wanita menopause.
Menurut dia, gangguan berkemih yang paling umum terjadi pada kaum menopause adalah kencing berulang yang disebabkan kekurangan hormon estrogen, serta kencing bocor saat batuk, bersin dan beraktivitas akibat dari kelemahan struktur jaringan dinding vagina.
"Teknologi kesehatan terkini utk mengatasinya dapat dilakukan melalui terapi Laser Vagina yang dikombinasi dengan activated PRP (Platelet-Rich Plasma) yang diproses secara khusus," kata dia.
Sementara itu Apoteker Nina Indarwaty SFarm mengingatkan tentang perlunya pengaturan pola makan serta asupan suplemen kalsium dan vitamin D3. Termasuk mencermati kegunaan nutraceutical (terapi herbal) dan isoflavone dalam penatalaksanaan keluhan akibat menopause.
”Kekurangan vitamin D pada wanita menopause dapat memperburuk kondisi osteoporosis, serta menurunnya sistim pertahanan tubuh sehingga meningkatkan resiko penyakit kanker. Menurut literatur, pemberian rutin vitamin D3 dosis 2000-4800 IU/hari dapat memperbaiki defisiensi vitamin D dan mempertahankan kadar normal D3 dalam darah,” kata dia.
Dokter spesialis Obstetri Ginekologi konsultan Uroginekologi Rekonstruksi Klinik Hayandra dan Klinik Moegni, dr Fernandi Moegni SpOG(K), menjelaskan, peran laser dan cell therapy dalam perbaikan tampilan dan fungsi seksual wanita menopause.
Menurut dia, gangguan berkemih yang paling umum terjadi pada kaum menopause adalah kencing berulang yang disebabkan kekurangan hormon estrogen, serta kencing bocor saat batuk, bersin dan beraktivitas akibat dari kelemahan struktur jaringan dinding vagina.
"Teknologi kesehatan terkini utk mengatasinya dapat dilakukan melalui terapi Laser Vagina yang dikombinasi dengan activated PRP (Platelet-Rich Plasma) yang diproses secara khusus," kata dia.
Lihat Juga :