Positif COVID-19 Blitar Membludak, 2 Hari 12 Kasus Baru

loading...
Positif COVID-19 Blitar Membludak, 2 Hari 12 Kasus Baru
Dalam waktu dua hari kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mengalami penambahan 12 kasus baru. Foto Ilustrasi : DOK SINDOnews
BLITAR - Hanya dalam waktu dua hari kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mengalami penambahan 12 kasus baru. Pada Jumat (16/9) kemarin sebanyak delapan kasus, dan Sabtu ini (17/9) empat kasus.

"Hari ini ada empat terkonfirmasi (positif COVID-19)," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti dalam keterangan rilisnya Sabtu (17/9/2020).

Sebanyak delapan kasus baru pada Jumat (16/9) merupakan warga Desa Bangle Kecamatan Kanigoro, Desa/Kecamatan Garum, Desa Klemunan Wlingi, Desa Beru Kecamatan Wlingi, Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok dan Desa Pakisrejo Kecamatan Srengat. (Baca juga : Candi atau Patirtan, Situs Gedog Blitar Masih Misteri)



"Riwayat singkatnya berbeda beda," tambah Krisna Yekti. Sebut saja warga Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok. Yang bersangkutan terpapar COVID-19 setelah berkontak erat dengan anaknya yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di rumah sakit Kediri.



Si anak yang merupakan perawat di RS Kediri lebih dulu dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Setelah diswab, si orang tua ternyata juga terkonfirmasi positif COVID-19. "Saat ini yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri," kata Krisna Yekti. (Baca juga : Dikepung Ratusan Massa Penolak Omnibus Law, DPRD Blitar Dijaga Berlapis)

Cerita berbeda dialami warga Bangle, Kecamatan Kanigoro. Saat melakukan USG di salah satu klinik, yang bersangkutan diminta melakukan rapid test. Hasilnya reaktif. Dan setelah dilakukan swab test, ternyata terkonfirmasi positif COVID-19.

Saat ini yang bersangkutan menjalani perawatan di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. "Belum diketahui kluster dari mana," terang Krisna Yekti. Sementara istri dan dua anak pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia asal Desa Pakisrejo, Kecamatan Srengat, juga dinyatakan positif.



Saat ini ketiganya menjalani isolasi di gedung LEC Garum. Sedangkan empat kasus baru pada Sabtu ini (17/9) merupakan warga Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Desa/Kecamatan Wlingi, Desa Sidorejo Kecamatan Ponggok, dan Desa Selokajang Kecamatan Srengat.

Salah satu pasien asal Kecamatan Sanankulon terpapar COVID-19 setelah bekerja dari Kalimantan. Kemudian pasien Wlingi yang awalnya mengeluh sesak nafas dan lemas, setelah dibawa ke RS Malang dan diswab, hasilnya terkonfirmasi positif COVID-19. "Dua pasien diisolasi di LEC Garum dan dua lainnya dirawat di rumah sakit," jelas Krisna Yekti.

Tercatat hingga 17 Oktober, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mencapai 697 kasus. Perinciannya, 593 orang sembuh, 49 meninggal dunia, 33 dirawat di rumah sakit dan selebihnya menjalani isolasi.
(nun)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top