Positif COVID-19 Blitar Membludak, 2 Hari 12 Kasus Baru
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 19:25 WIB
loading...
Dalam waktu dua hari kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mengalami penambahan 12 kasus baru. Foto Ilustrasi : DOK SINDOnews
A
A
A
BLITAR - Hanya dalam waktu dua hari kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar mengalami penambahan 12 kasus baru. Pada Jumat (16/9) kemarin sebanyak delapan kasus, dan Sabtu ini (17/9) empat kasus.
"Hari ini ada empat terkonfirmasi (positif COVID-19)," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti dalam keterangan rilisnya Sabtu (17/9/2020).
Sebanyak delapan kasus baru pada Jumat (16/9) merupakan warga Desa Bangle Kecamatan Kanigoro, Desa/Kecamatan Garum, Desa Klemunan Wlingi, Desa Beru Kecamatan Wlingi, Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok dan Desa Pakisrejo Kecamatan Srengat. (Baca juga : Candi atau Patirtan, Situs Gedog Blitar Masih Misteri)
"Riwayat singkatnya berbeda beda," tambah Krisna Yekti. Sebut saja warga Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok. Yang bersangkutan terpapar COVID-19 setelah berkontak erat dengan anaknya yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di rumah sakit Kediri.
Si anak yang merupakan perawat di RS Kediri lebih dulu dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Setelah diswab, si orang tua ternyata juga terkonfirmasi positif COVID-19. "Saat ini yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri," kata Krisna Yekti. (Baca juga : Dikepung Ratusan Massa Penolak Omnibus Law, DPRD Blitar Dijaga Berlapis )
"Hari ini ada empat terkonfirmasi (positif COVID-19)," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti dalam keterangan rilisnya Sabtu (17/9/2020).
Sebanyak delapan kasus baru pada Jumat (16/9) merupakan warga Desa Bangle Kecamatan Kanigoro, Desa/Kecamatan Garum, Desa Klemunan Wlingi, Desa Beru Kecamatan Wlingi, Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok dan Desa Pakisrejo Kecamatan Srengat. (Baca juga : Candi atau Patirtan, Situs Gedog Blitar Masih Misteri)
"Riwayat singkatnya berbeda beda," tambah Krisna Yekti. Sebut saja warga Desa Jatilengger, Kecamatan Ponggok. Yang bersangkutan terpapar COVID-19 setelah berkontak erat dengan anaknya yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di rumah sakit Kediri.
Si anak yang merupakan perawat di RS Kediri lebih dulu dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Setelah diswab, si orang tua ternyata juga terkonfirmasi positif COVID-19. "Saat ini yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri," kata Krisna Yekti. (Baca juga : Dikepung Ratusan Massa Penolak Omnibus Law, DPRD Blitar Dijaga Berlapis )
Lihat Juga :