Dikepung Ratusan Massa Penolak Omnibus Law, DPRD Blitar Dijaga Berlapis

Kamis, 08 Oktober 2020 - 16:05 WIB
loading...
Dikepung Ratusan Massa...
Tampak ratusan massa aksi penolak UU Cipta Kerja atau omnibus law yang berunjuk rasa mengepung Kantor DPRD Kota Blitar. Foto:SINDOnews/solichan arif
A A A
BLITAR - Ratusan aktivis mahasiswa, buruh dan seniman berunjuk rasa menolak omnibus law atau Undang undang Cipta Kerja dengan mengepung Kantor DPRD Kota Blitar. Untuk menghadang massa, sebanyak 175 anggota polisi diterjunkan ke gedung legislatif sekaligus melakukan pengamanan berlapis.

Menurut Kabag Humas Polres Blita r Kota Iptu Achmad Rochan, pengamanan sengaja dilakukan model tiga ring. Yakni, di dalam gedung DPRD, di luar pagar gedung DPRD dan di ruas sepanjang jalan A Yani, Kota Blitar. "Selain itu juga ada tim pendisiplinan protokol kesehatan," ujar Achmad Rochan Kamis (8/9/2020).

Alhasil, massa aksi hanya bisa berada di luar gedung DPRD Kota Blitar. Mereka berorasi, melontarkan kecaman kepada wakil rakyat yang tidak memihak rakyat. Omnibus law yang lebih memihak pemodal adalah paket undang undang yang merugikan kepentingan buruh, petani dan elemen masyarakat lainnya.(Baca juga : Ricuh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang, 1 Bus Polisi Rusak )

Karena dihadang barisan pagar betis aparat kepolisian, ratusan massa yang long march dari Istana Gebang membanjiri jalan protokol A. Yani. Di tengah massa tampak berkibar bendera PMII, GMNI dan HMI. Selain mengusung beragam poster bernada hujatan, seruan "Lawan. Lawan penindasan" juga dilontarkan berkali kali dalam orasi.

"Tolak omnibus law," teriak demonstran. Menurut Achmad Rochan, di tengah unjuk rasa, tim pendisiplinan protokol kesehatan kepolisian tetap melakukan tugasnya. Bahkan mereka membawa poster himbauan agar pendemo tetap mematuhi protokol kesehatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Rekomendasi
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Berita Terkini
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
Rumah Sakit IHC Jember...
Rumah Sakit IHC Jember Dinilai Berhasil Hadirkan Layanan Kesehatan yang Humanis
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Infografis
RDF Plant Rorotan Mampu...
RDF Plant Rorotan Mampu Hasilkan Ratusan Ton Bahan Bakar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved