Sengketa Tanah Lambat Diselesaikan, Besipae Terus Memanas

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 08:30 WIB
loading...
Sengketa Tanah Lambat...
Seorang warga Pubabu Besipae merenung di depan tenda darurat yang telah hangus terbakar. Foto/INEWSTv/Eman Suni
A A A
KUPANG - Setelah ricuh dengan satuan polisi pamong praja dan diserang oleh sekelompok orang, kini tenda darurat yang dihuni warga Pubabu Besipae, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan NTT, dibakar, Jumat (16/10/2020) siang.

Peristiwa itu terjadi karena lambatnya penyelesaian lahan sengketa oleh Pemerintah Propinsi NTT kini menimbulkan konflik horisontal antarwarga. (BACA JUGA: Entah Setan Apa yang Merasuki, Ayah di Makasssar Cekik Bayinya )

Ibu-ibu dan anak-anak dari 37 KK warga Besipae kini berlindung di rumah keluarga lain di Desa Linamnutu. Sementara para pemuda dan kaum bapak masih bersembunyi dari incaran kelompok tak dikenal. (BACA JUGA: Polisi Gadungan Ini Nekat Hamili Istri Orang )

Sebanyak 37 warga Besipae yang rumahnya digusur dan terpaksa menginap ditenda darurat kini terlunta-lunta. Tenda darurat yang mereka tempati menjadi arang. (BACA JUGA: Sengketa Tanah Ricuh, Pemprov NTT Bantah Aniaya Warga Besipae )

"Saat kami pergi untuk perbaiki tenda tapi sudah terbakar semua. Ada yang sudah datang dahulu tapi diacam dengan parang. Jadi dong lihat saja," kata Selvy Selan warga Pubabu Besipae.

Semua barang dan peralatan rumah tangga ikut terbakar termasuk ijazah dan dokumen penting lainnya. "Pakaian kami sekarang tinggal baju di badan saja," ujar Selvy.

Warga Pubabu Besipae lainnya Niko Mana mengatakan, dirinya hingga kini masih bersembunyi dari kejaran orang tak dikenal yang menyerang permukiman karena lokasi tanah sengketa masih sering dipantau.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Warga Tewas dan 20...
3 Warga Tewas dan 20 Rumah Rusak Akibat Konflik di Flores Timur, Kemensos Turun Tangan
Bentrokan Berdarah di...
Bentrokan Berdarah di Adonara NTT, Menteri HAM Kerahkan Tim Dorong Penyelesaian lewat Budaya
3 Orang Tewas dan 20...
3 Orang Tewas dan 20 Rumah Ludes Terbakar Akibat Bentrok Warga di Pulau Adonara NTT
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Pembayaran Pajak Kendaraan...
Pembayaran Pajak Kendaraan di NTT Kini Dilakukan secara Digital
Giorgio Tak Kunjung...
Giorgio Tak Kunjung Minta Maaf ke Ruben Onsu, Nanda Persada Ingatkan Soal Reputasi
David dan Victoria Beckham...
David dan Victoria Beckham Kirim Sinyal Damai untuk Brooklyn di Hari Ayah
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Rekomendasi
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Berita Terkini
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
Infografis
5 Negara Penguasa Harta...
5 Negara Penguasa Harta Karun Logam Tanah Jarang di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved