Guru SD Ditemukan Tewas dengan Luka Jeratan di Leher

loading...
Guru SD Ditemukan Tewas dengan Luka Jeratan di Leher
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi temuan mayat guru SD di Belitung Timur. Foto/iNewsTV/Devi Sulitya
BELITUNG TIMUR - Peristiwa menggegerkan terjadi di Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Jumat sore (9/10/2020) kemarin.

Seorang korbanyakni SH (51) guru Sekolah Dasar, warga Dusun Air membenarkan adanya peristiwa mengenaskan tersebut. (Baca juga: Keluarga Ngamuk, Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Pontianak Ricuh)

"Bedasarkan keterangan dari istri korban, korban pergi ke kebun sekira pukul 15.00 WIB. Selanjutnya saksi Jagil (keponakan korban) pada pukul 18.00 WIB melihat sepeda motor korban sedang parkir di tepi jalan kebun," kata AKP Ghalih. (Baca juga: Kadis Perikanan Beltim Meninggal di Ruang Isolasi COVID-19)

Selanjutnya, saksi Jagil langsung pulang ke rumah. Beberapa saat tiba di rumah, saksi Jagil Bil Fitra menghampiri Nasir, dan mengatakan bahwa pamannya masih di kebun belum juga pulang.



"Kemudian saksi Nasir, Jagil Bil Fitra dan Suharafin mencari korban di dalam hutan di sekitar motor korban parkir," kata Kasatreskrim.

Setelah mencari korban di sekitar motor korban parkir, korban pun ditemukan dalam kondisi tergeletak. Selanjutnya para saksi membawa langsung korban ke Puskesmas Simpang pesak.

"Jarak kebun korban dari rumah korban sekitar 1 Km, Jarak korban ditemukan sekitar 50 meter dari sepeda motor korban parkir. Bedasarkan keterangan warga sekitar, korban merupakan tokoh masyarakat dan ramah terhadap masyarakat sekitar. Hasil keterangan dari istri korban, korban tidak memiliki musuh atau pernah berselisih paham dengan orang lain," kata Kasatreskrim.



Sementara itu, berdasrakan hasil visum di Puskesmas Simpang Pesak oleh dr Rully, Kasat Reskrim AKP Ghalih mengatakan, di leher korban terdapat luka jerat, lebam pada bagian dada, luka lecet pada siku tangan kanan dan kiri dan pada kemaluan korban mengeluarkan cairan sperma. "Saat ini sedang dilakukan penyelidikan," pungkas Kasatreskrim.
(nth)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top