Demi Tambah Follower, Kenneth Nekat Unggah Video Diduga Pelecehan Masjid ke Tiktok

Senin, 05 Oktober 2020 - 16:32 WIB
loading...
Demi Tambah Follower,...
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya. Foto/Humas Polrestabes Bandung
A A A
BANDUNG - Kenneth Wiliam S (KWS) pemilik akun Tiktok @kenwilboy, mengaku bersalah atas perbuatannya mengunggah konten video di Tiktok yang dianggap melecehkan masjid dan umat Islam.

Pelaku yang saat ini mendekam di rumah tahanan (rutan) Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung ini, kepada penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung mengaku bahwa motif mengunggah video pelecehan terhadap masjid tersebut untuk menambah follower di akun Tiktok miliknya. (BACA JUGA: Pengguna Tiktok yang Diduga Lecehkan Organisasi Islam Minta Maaf, Ini Katanya )

"Motivasi pelaku hanya untuk menambahkan follower di akun Tiktok. Dengan bertambahnya follower, dia (pelaku Kenneth William) akan mendapatkan keuntungan," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Senin (5/10/2020). (BACA JUGA: Ini Kronologi Kasus Pengguna Tiktok yang Dianggap Lecehkan Ormas Islam )

Dengan motif ini, ujar Kombes Pol Ulung, pelaku Kenneth William telah merencanakan pembuatan konten video tersebut. Pelaku telah menyiapkan jenis musik yang diunggah dalam video, yakni housemusic yang biasa diputar di diskotek atau klab malam. (BACA JUGA: Kasus Pengguna Tiktok, Ketua Persis Jabar: Kami Minta Polisi Usut Tuntas Kasus )

Dengan unggahan yang menyinggung pihak lain, terutama organisasi kemasyarakat (ormas) Persatuan Islam (Persis) Jabar dan umat Islam umumnya tersebut, Ulung, tersangka Kenneth berharap dapat menarik perhatian sekaligus meningkatkan jumlah follower di media sosialnya. "Otomatis publik bertanya dan menanyakan sehingga akan menjadi follower yang bersangkutan (tersangka Kenneth)," ujar Kombes Pol Ulung.

Fakta sebenarnya, tutur Kapolrestabes, tidak seperti dalam video yang diunggah Kenneth di Tiktok. Tidak ada pemutaran housemusic di Masjid Pesantren Persis di Pejagalan, Kota Bandung. "Tidak ada musik itu (housemusic). Itu dibuat oleh dia (tersangka Kenneth) sendiri," tandas Kapolrestabes Bandung.

Seperti diberitakan sebelumnya, KWS, seorang pengguna aplikasi Tiktok di Kota Bandung diamankan polisi karena unggahannya dinilai melecehkan salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
DKM Raudhatul Jannah:...
DKM Raudhatul Jannah: Bantuan Sapi dari MNC Peduli Sangat Membantu Warga
Iduladha 2026, MNC Peduli...
Iduladha 2026, MNC Peduli Salurkan Hewan Kurban ke Masjid Raudhatul Jannah
Kisah Inspiratif Irine...
Kisah Inspiratif Irine Yandri Sandrika, Sukses Bangun Bisnis Sop Buah
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Rekomendasi
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Infografis
Praktik AS Ciptakan...
Praktik AS Ciptakan Musuh demi Tambah Anggaran Militer Dikecam China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved