Imbas Pandemi Covid-19, Pemkab Mojokerto Terapkan Jam Malam
Selasa, 05 Mei 2020 - 18:15 WIB
loading...
Bupati Mojokert Pungkasiadi.Foto/SINDONews/Tritus Julan
A
A
A
MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto akhirnya menerapkan kebijakan jam malam. Hal ini menyusul semakin tingginya jumlah penyebaran virus Corona di Bumi Majapahit.
Bahkan, penyebaran virus Corona ini sudah merambah ke sejumlah tenaga medis. Salah satunya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Sujatmiko yang sebelumnya dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, berdasarkan hasil swab test.
Selain itu, seorang dokter asal Kecamatan Ngoro, serta seorang perawat asal Kecamatan Mojosari juga dinyatakan terinfeksi Covid-19. Kedua petugas medis itupun sempat mejalani isolasi di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari.
Tak heran, jika Pemkab Mojokerto terus melakukan upaya pencegahan penyebaran virus Corona. Yakni dengan penerapan kebijakan physical distancing, sosial distancing, serta pola hidup bersih. Bahkan, Pemkab Mojokerto sudah menerapkan kebijakan jam malam.
"Benar, SE (Surat Edaran) itu (jam malam) sudah saya tanda tangani dan akan mulai disosialisasikan ke masyarakat," kata Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, Selasa (5/5/2020).
Bahkan, penyebaran virus Corona ini sudah merambah ke sejumlah tenaga medis. Salah satunya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, dr Sujatmiko yang sebelumnya dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, berdasarkan hasil swab test.
Selain itu, seorang dokter asal Kecamatan Ngoro, serta seorang perawat asal Kecamatan Mojosari juga dinyatakan terinfeksi Covid-19. Kedua petugas medis itupun sempat mejalani isolasi di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari.
Tak heran, jika Pemkab Mojokerto terus melakukan upaya pencegahan penyebaran virus Corona. Yakni dengan penerapan kebijakan physical distancing, sosial distancing, serta pola hidup bersih. Bahkan, Pemkab Mojokerto sudah menerapkan kebijakan jam malam.
"Benar, SE (Surat Edaran) itu (jam malam) sudah saya tanda tangani dan akan mulai disosialisasikan ke masyarakat," kata Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, Selasa (5/5/2020).
Lihat Juga :