BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
Sabtu, 04 Juli 2026 - 11:27 WIB
loading...
A
A
A
Selain menyebabkan kerusakan infrastruktur, bencana tersebut juga mengakibatkan lima orang meninggal dunia serta menghanyutkan sejumlah kendaraan milik penambang pasir di bantaran sungai.
Lihat video: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Kilometer ke Arah Kali Sat
Merespons kondisi tersebut, BNPB bergerak cepat melakukan langkah pemulihan dengan berkolaborasi bersama Komisi VIII DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Magelang untuk membangun kembali jaringan air bersih yang lebih andal dan aman. Pemulihan ini menjadi prioritas karena akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi setelah bencana.
“Air bersih adalah sumber kehidupan. Alhamdulillah, melalui kolaborasi yang kuat, mulai hari ini kendala krisis air bersih bagi 4.000 KK di tujuh desa sudah dapat diatasi,” ujar Suharyanto.
Untuk mendukung percepatan pemulihan tersebut, BNPB mengalokasikan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp3 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki jaringan air bersih sepanjang kurang lebih 33,3 kilometer yang melayani 4.010 KK di tujuh desa terdampak, yakni Desa Sumber, Krinjing, Paten, Sengi, Keningar, Sewukan, dan Wates di Kecamatan Dukun.
“Pembangunan jaringan pipanisasi dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi masyarakat melalui pemasangan pipa secara swadaya, sehingga distribusi air bersih dapat segera kembali normal dan dimanfaatkan oleh warga,” pungkasnya.
Lihat video: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 2 Kilometer ke Arah Kali Sat
Merespons kondisi tersebut, BNPB bergerak cepat melakukan langkah pemulihan dengan berkolaborasi bersama Komisi VIII DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Magelang untuk membangun kembali jaringan air bersih yang lebih andal dan aman. Pemulihan ini menjadi prioritas karena akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi setelah bencana.
“Air bersih adalah sumber kehidupan. Alhamdulillah, melalui kolaborasi yang kuat, mulai hari ini kendala krisis air bersih bagi 4.000 KK di tujuh desa sudah dapat diatasi,” ujar Suharyanto.
Untuk mendukung percepatan pemulihan tersebut, BNPB mengalokasikan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp3 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki jaringan air bersih sepanjang kurang lebih 33,3 kilometer yang melayani 4.010 KK di tujuh desa terdampak, yakni Desa Sumber, Krinjing, Paten, Sengi, Keningar, Sewukan, dan Wates di Kecamatan Dukun.
“Pembangunan jaringan pipanisasi dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi masyarakat melalui pemasangan pipa secara swadaya, sehingga distribusi air bersih dapat segera kembali normal dan dimanfaatkan oleh warga,” pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :