Berkat Prestasi Ini, 3 Perwira Polres Tulungagung Terima Penghargaan
Selasa, 01 September 2020 - 14:25 WIB
loading...
Perwira di Polres Tulungagung datang menerima penghargaan dari LEMKAPI atas dedikasi dalam menciptakan dan memelihara Kamtibmas selama pandemi COVID-19. Foto/Ist
A
A
A
TULUNGAGUNG - Tiga perwira di Polres Tulungagung menerima penghargaan dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (LEMKAPI) atas dedikasi mereka dalam menciptakan danmemelihara Kamtibmas selama masa pandemi COVID-19 .
Ketiga perwira tersebut adalah Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, Wakapolres Kompol Yoghi Hadisetiawan, dan Kasatlantas AKP Aristianto Budi Sutrisno. Piagam penghargaan diserahkan oleh Direktur Eksekutif LEMKAPI Edi Hasibuan yang disaksikan Kapolsek jajaran serta pejabat utama (PJU) Polres di Mapolres Tulungagung, Senin (31/8/2020). (Baca juga: Digeruduk Edo Kondologit dan Kerabat, Ini Jawaban Kapolres Sorong Kota)
Direktur Eksekutif LEMKAPI Edi Hasibuan mengungkapkan, penghargaan diberikan setelah pihaknya melakukan kajian sekitar satu bulan. Menurut dia, dari beberapa Polres dan Polresta, Polrestabes, dan Polda se-Indonesia, penanganan COVID-19 di Tulungagung memiliki karakteristik yang berbeda. “Kami melihat penanganan COVID-19 di Tulungagung ini cukup berhasil,” katanya. (Baca juga: UGM Berduka, Guru Besar Fakultas Geografi Prof Hartono Tutup Usia)
Edi menjelaskan, beberapa indikatornya adalah tingkat kesembuhan pasien positif COVID-19 cukup tinggi, yakni mencapai 90% lebih. Selain itu, penanganan COVID-19 tidak hanya dilakukan pemerintah, aparat penegak hukum, dan petugas medis, tetapi melibatkan seluruh elemen masyarakat yang diwujudkan dalam spot-spot yang berlabel tangguh seperti kampung tangguh, pasar tangguh, industri tangguh, kafe tangguh, dan lain sebagainya. “Ini adalah hal yang luar biasa, kepedulian antarsesama sangat nampak,” katanya.
Dia mencontohkan Kampung Tangguh di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman yang nuansa guyub rukun dan kegotong-royongan sangat terasa kental. Tidak hanya untuk penanganan COVID-19, tetapi Kampung Tangguh sudah didesain untuk segala hal seperti pemberantasan narkoba, tanggap bencana, ketahanan pangan, Kamtibmas, ekonomi tangguh, dan pendidikan tangguh.
Ketiga perwira tersebut adalah Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, Wakapolres Kompol Yoghi Hadisetiawan, dan Kasatlantas AKP Aristianto Budi Sutrisno. Piagam penghargaan diserahkan oleh Direktur Eksekutif LEMKAPI Edi Hasibuan yang disaksikan Kapolsek jajaran serta pejabat utama (PJU) Polres di Mapolres Tulungagung, Senin (31/8/2020). (Baca juga: Digeruduk Edo Kondologit dan Kerabat, Ini Jawaban Kapolres Sorong Kota)
Direktur Eksekutif LEMKAPI Edi Hasibuan mengungkapkan, penghargaan diberikan setelah pihaknya melakukan kajian sekitar satu bulan. Menurut dia, dari beberapa Polres dan Polresta, Polrestabes, dan Polda se-Indonesia, penanganan COVID-19 di Tulungagung memiliki karakteristik yang berbeda. “Kami melihat penanganan COVID-19 di Tulungagung ini cukup berhasil,” katanya. (Baca juga: UGM Berduka, Guru Besar Fakultas Geografi Prof Hartono Tutup Usia)
Edi menjelaskan, beberapa indikatornya adalah tingkat kesembuhan pasien positif COVID-19 cukup tinggi, yakni mencapai 90% lebih. Selain itu, penanganan COVID-19 tidak hanya dilakukan pemerintah, aparat penegak hukum, dan petugas medis, tetapi melibatkan seluruh elemen masyarakat yang diwujudkan dalam spot-spot yang berlabel tangguh seperti kampung tangguh, pasar tangguh, industri tangguh, kafe tangguh, dan lain sebagainya. “Ini adalah hal yang luar biasa, kepedulian antarsesama sangat nampak,” katanya.
Dia mencontohkan Kampung Tangguh di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman yang nuansa guyub rukun dan kegotong-royongan sangat terasa kental. Tidak hanya untuk penanganan COVID-19, tetapi Kampung Tangguh sudah didesain untuk segala hal seperti pemberantasan narkoba, tanggap bencana, ketahanan pangan, Kamtibmas, ekonomi tangguh, dan pendidikan tangguh.
Lihat Juga :