Noto Rogo, Senam Sehat Sambil Kampanyekan Pancasila
Sabtu, 19 September 2020 - 18:44 WIB
loading...
Ketua DPD I Partai Golkar DIY Gandung Pardiman saat acara senam sehat di Dlingo, Bantul, Sabtu (19/9/2020). FOTO : SINDOnews/Ainun Najib
A
A
A
BANTUL - Politisi senior Partai Golkar Gandung Pardiman tak henti-hentinya mengampanyekan Pancasila. Dalam berbagai kesempatan anggota DPR RI ini selalu mengingatkan masyarakat tentang Pancasila.
Seperti yang dilakukan saat senam sehat 'Dlingo Noto Rogo' di Lapangan Temuwuh, Dlingo, Bantul , Sabtu (19/9/2020) pagi. Dalam acara yang juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Bantul Totok Sudarto ini, Gandung menyebut Pancasila harus dihafalkan dan diamalkan. Untuk itu secara spontan anggota Komisi VII DPR RI ini meminta sejumlah ibu-ibu peserta senam untuk naik ke panggung.
“Sebutkan Pancasila. Betul semua dapat hadiah Rp200 ribu, kalau betul tiga Rp100 ribu kalau hanya satu yang betul dapat hadiah Rp50 ribu,” ujarnya.(Baca juga : Putra Amien Rais Semangati Gerbong Biru Menangkan Noto )
Mendegar itu sontak ibu-ibu berebut naik ke panggung. Satu persatu mereka dites menghafalkan Pancasila. Ternyata tidak semua hafal dengan baik lima sila dari Pancasila. “Ini Pak Camat ada ndak, ternyata banyak warganya yang tidak hafal Pancasila,” terang Gandung.
Menghafalkan Pancasila menurut Ketua DPD I Golkar DIY ini menjadi penting lantaran saat ini Pancasila tengah mendapat ujian berat. Pancasila tengah digoyang oleh sejumlah pihak.
“Ada yang hendak memeras-meras Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila. Mengubah Ketuhanan yang Maha Esa menjadi Ketuhanan yang Berbudaya. Ini bahaya,” terangnya.
Gandung menyebut komitmen Partai Golkar terhadap Pancasila sudah sangat jelas. Golkar akan terus mengawal Pancasila, Pancasila 18 Agustus 1945 bukan yang lain. Komitmen ini menurut gandung juga ditunjukkan dalam memilih calon pemimpin Bantul dalam pilkada mendatang.
Seperti yang dilakukan saat senam sehat 'Dlingo Noto Rogo' di Lapangan Temuwuh, Dlingo, Bantul , Sabtu (19/9/2020) pagi. Dalam acara yang juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Bantul Totok Sudarto ini, Gandung menyebut Pancasila harus dihafalkan dan diamalkan. Untuk itu secara spontan anggota Komisi VII DPR RI ini meminta sejumlah ibu-ibu peserta senam untuk naik ke panggung.
“Sebutkan Pancasila. Betul semua dapat hadiah Rp200 ribu, kalau betul tiga Rp100 ribu kalau hanya satu yang betul dapat hadiah Rp50 ribu,” ujarnya.(Baca juga : Putra Amien Rais Semangati Gerbong Biru Menangkan Noto )
Mendegar itu sontak ibu-ibu berebut naik ke panggung. Satu persatu mereka dites menghafalkan Pancasila. Ternyata tidak semua hafal dengan baik lima sila dari Pancasila. “Ini Pak Camat ada ndak, ternyata banyak warganya yang tidak hafal Pancasila,” terang Gandung.
Menghafalkan Pancasila menurut Ketua DPD I Golkar DIY ini menjadi penting lantaran saat ini Pancasila tengah mendapat ujian berat. Pancasila tengah digoyang oleh sejumlah pihak.
“Ada yang hendak memeras-meras Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila. Mengubah Ketuhanan yang Maha Esa menjadi Ketuhanan yang Berbudaya. Ini bahaya,” terangnya.
Gandung menyebut komitmen Partai Golkar terhadap Pancasila sudah sangat jelas. Golkar akan terus mengawal Pancasila, Pancasila 18 Agustus 1945 bukan yang lain. Komitmen ini menurut gandung juga ditunjukkan dalam memilih calon pemimpin Bantul dalam pilkada mendatang.
Lihat Juga :