Corona di Yogyakarta Catat Rekor Terbanyak 74 Kasus, Positif Jadi 2.111 Kasus
Sabtu, 19 September 2020 - 17:01 WIB
loading...
Kasus terkonfirmasi COVID-19 di DI Yogyakarta belum reda dan masih terus terjadi penambahan, Sabtu (19/9/2020). (Foto/Ilustrasi)
A
A
A
YOGYAKARTA - Kasus terkonfirmasi COVID-19 di Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta belum reda dan masih terus terjadi penambahan, Sabtu (19/9/2020).
Gugus tugas penangganan COVID-19 DIY mencatat ada 74 kasus positif. Kasus baru itu hasil pemeriksaan 999 sampel dari 950 orang.dan tercatat sebagai kasus 2043 sampai kasus 2116. Dengan penambahan ini Kini, warga DIY yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 2111 orang.
“Penambahan 74 kasus positif ini tercatat paling banyak, sebab sebelumnya terbanyak hanya 67 kasus,” kata juru bicara gugus tugas penangganan COVD-19 DIY, Berty Murtiningsih, Sabtu (19/9/220) sore. (BACA JUGA: Pesawat Pengangkut Jenazah Serka Sahlan Ditembak KKB Papua)
Berty mejelaskan penambahan warga DIY yang positif COVID-19 ini berasal dari Kabupaten Sleman 32 orang, kota Yogyakarta 23 orang kasus, kabupaten Kulonprogo sembilan orang, kabupaten Bantuk delapan orang dan kabupaten Gunungkidul satu orang.“Satu kasus masih dalam penelusuran,” paparnya.
Untuk distrubusi ada empat kasus berdasarkan riwayat awal, paling banyak hasil tracing kontak kasus, yaitu 45 kasus, skrining karyawan keksehatan 16 kasu, skrining pekerjaan dua kasus dan masih dalam penelusuran 11 kasus.
Gugus tugas penangganan COVID-19 DIY mencatat ada 74 kasus positif. Kasus baru itu hasil pemeriksaan 999 sampel dari 950 orang.dan tercatat sebagai kasus 2043 sampai kasus 2116. Dengan penambahan ini Kini, warga DIY yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 2111 orang.
“Penambahan 74 kasus positif ini tercatat paling banyak, sebab sebelumnya terbanyak hanya 67 kasus,” kata juru bicara gugus tugas penangganan COVD-19 DIY, Berty Murtiningsih, Sabtu (19/9/220) sore. (BACA JUGA: Pesawat Pengangkut Jenazah Serka Sahlan Ditembak KKB Papua)
Berty mejelaskan penambahan warga DIY yang positif COVID-19 ini berasal dari Kabupaten Sleman 32 orang, kota Yogyakarta 23 orang kasus, kabupaten Kulonprogo sembilan orang, kabupaten Bantuk delapan orang dan kabupaten Gunungkidul satu orang.“Satu kasus masih dalam penelusuran,” paparnya.
Untuk distrubusi ada empat kasus berdasarkan riwayat awal, paling banyak hasil tracing kontak kasus, yaitu 45 kasus, skrining karyawan keksehatan 16 kasu, skrining pekerjaan dua kasus dan masih dalam penelusuran 11 kasus.
Lihat Juga :