Pasien COVID-19 Melonjak, Karawang Terancam Kekurangan Bed
Jum'at, 18 September 2020 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
Cellica mengatakan langkah pertama penambahan bed yaitu dengan memanfaatkan gedung kelas III RSUD Karawang. Saat ini gedung yang baru selesai dibangun belum terisi dan kemugkinan akan dijadikan ruangan khusus pasien COVID-19.
"Gedung itu kan masih kosong karena baru selesai dibangun jadi bisa dimanfaatkan. Tapi kalu itu belum cukup kami akan menggandeng rumah sakit swasta," katanya. (Baca: 5 Jalan di Bandung Buka Tutup 2 Jam Sekali Mulai Hari Ini, Ada Apa?).
Kasus COVID-19 di Karawang saat ini mencapai 508 orang dengan rincian 191 orang masih dalam perawatan, 299 dinyatakan sembuh dan 18 orang meninggal.
Saat ini Pemkab Karawang memiliki lima rumah sakit rujukan yaitu RSUD Karawang, RS Paru Karawang, RS Primaya, RS Hermina Karawang, dan RS Lira Medika. RSUD Karawang dan RS Paru merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.
"Gedung itu kan masih kosong karena baru selesai dibangun jadi bisa dimanfaatkan. Tapi kalu itu belum cukup kami akan menggandeng rumah sakit swasta," katanya. (Baca: 5 Jalan di Bandung Buka Tutup 2 Jam Sekali Mulai Hari Ini, Ada Apa?).
Kasus COVID-19 di Karawang saat ini mencapai 508 orang dengan rincian 191 orang masih dalam perawatan, 299 dinyatakan sembuh dan 18 orang meninggal.
Saat ini Pemkab Karawang memiliki lima rumah sakit rujukan yaitu RSUD Karawang, RS Paru Karawang, RS Primaya, RS Hermina Karawang, dan RS Lira Medika. RSUD Karawang dan RS Paru merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.
(nag)
Lihat Juga :