Pasien COVID-19 Melonjak, Karawang Terancam Kekurangan Bed
Jum'at, 18 September 2020 - 14:02 WIB
loading...
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengantisipasi kemungkinan menambah jumlah bed/kasur untuk merawat pasien COVID-19. SINDOnews/Nila
A
A
A
KARAWANG - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengantisipasi kemungkinan menambah jumlah bed/kasur untuk merawat pasien COVID-19.
Saat ini kapasitas bed di rumah sakit rujukan pemerintah sebanyak 218 bed. Dari jumlah tersebut sudah terisi 191 bed dan tersisa sebanyak 27 bed.
"Kami akan mengantisipasi kemungkinan bed yang sudah kita sediakan penuh, karena dalam sepekan terakhir ini penyebaran COVID-19 mengalami lonjakan. Kemungkinan kami akan meminta bantuan rumah sakit swasta untuk menyediakan bed cadangan, jika memang rumah sakit rujukan sudah penuh," kata Cellica, Jumat (18/9/20).
Menurut Cellica, mengantisipasi jumlah lonjakan pasien COVID-19, pemerintah bukan hanya menyediakan bed cadangan. Namun yang lebh penting memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
"Kami bersama tim gugus tugas, siang dan malam melakukan monitoring dan evaluasi wilayah yang menjadi klaster penyebaran. Dalam satu minggu ke belakang ini memang lonjakan pasien terkonfirmasi positif cukup tinggi, ini yang perlu diantisipasi," katanya.
Saat ini kapasitas bed di rumah sakit rujukan pemerintah sebanyak 218 bed. Dari jumlah tersebut sudah terisi 191 bed dan tersisa sebanyak 27 bed.
"Kami akan mengantisipasi kemungkinan bed yang sudah kita sediakan penuh, karena dalam sepekan terakhir ini penyebaran COVID-19 mengalami lonjakan. Kemungkinan kami akan meminta bantuan rumah sakit swasta untuk menyediakan bed cadangan, jika memang rumah sakit rujukan sudah penuh," kata Cellica, Jumat (18/9/20).
Menurut Cellica, mengantisipasi jumlah lonjakan pasien COVID-19, pemerintah bukan hanya menyediakan bed cadangan. Namun yang lebh penting memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
"Kami bersama tim gugus tugas, siang dan malam melakukan monitoring dan evaluasi wilayah yang menjadi klaster penyebaran. Dalam satu minggu ke belakang ini memang lonjakan pasien terkonfirmasi positif cukup tinggi, ini yang perlu diantisipasi," katanya.
Lihat Juga :