Wangi Kopi Robusta Pendalungan Menyeruak Hingga Negeri Piramid
Jum'at, 18 September 2020 - 07:08 WIB
loading...
A
A
A
.jpg)
"Jadi masih memungkinkan berkembang. Dari sisi produksinya pasti akan naik, asal pengelolaannya tidak salah. Dalam artian nutrisi tercukupi, pola pemeliharaannya juga dilakukan dengan benar. Unggulnya kita masih tanaman muda yang tingkat produksinya terus naik," tegas dia.
(Baca juga: Menjaga Mutu Kopi Robusta Sridonoretno Agar Bersaing di Pasaran )
Sekedar diketahui, kopi robusta memiliki karakter berbeda dengan kopi Arabika. Kopi Arabika memiliki karakter rasa yang cenderung asam, lebih kaya rasa. Bentuk biji lonjong, gepeng, dan agak memanjang. Hanya dapat tumbuh di dataran lebih dari 700 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Sedangkan kopi robusta memiliki karakter rasa yang cenderung pahit. Tidak memiliki banyak karakter rasa, umumnya kopi robusta memiliki karakter rasa lebih ke kacang-kacangan (nutty), Bentuk biji bulat utuh, dan ukurannya lebih kecil dari arabika(tergantung varietas biji). Dapat tumbuh di dataran rendah antara 300-700 mdpl.
(eyt)
Lihat Juga :