Hajatan Mulai Menggeliat, Forpek Kendal Santuni Anak Yatim

loading...
Hajatan Mulai Menggeliat, Forpek Kendal Santuni Anak Yatim
Hajatan Mulai Menggeliat, Forpek Kendal Santuni Anak Yatim. Foto/iNewsTV/Edi Prayitno
A+ A-
KENDAL - Bentuk syukur mulai menggeliatnya kegiatan hajatan dan lainnya di Kendal, Forum Penyelenggara Event Kendal (Forpek) menggelar kegiatan berbagi dengan menyantuni anak yatim piatu dan doa bersama.

Kegiatan yang dilaksanakan Forpek Korwil Siboli ini dilaksanakan di Kampung Tepi Sawah Boja, dengan mengundang 50 anak yatim piatu. (Baca juga: Forum Penyelenggara Even Kendal Sambut Baik Aturan Hajatan)

Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, penyerahan santunan dan doa bersama dengan anak yatim piatu, seluruh tamu undangan diperiksa suhu tubuh dan mencuci tangan. Sebanyak 50 anak yatim piatu dari Kecamatan Boja, Singorojo dan Limbangan mendapatkan santunan dari pengusaha jasa hiburan dan organiser yang tergabung dalam Forpek. (Baca juga: Polda Jateng Sebut Penyerangan Hajatan di Solo Aksi Premanisme)

Ketua Forpek Kendal, Musthakim, mengatakan, kegiatan ini bentuk rasa syukur pengusaha jasa hiburan dan organiser di Kendal yang mulai bisa berkarya lagi. Masa pandemi COVID-19 membuat usaha persewaan dan organizer mati suri hampir 4 bulan.

Menurut di, Forpek berterima kasih dengan Pemerintah Kabupaten Kendal yang sudah melonggarkan kegiatan hajatan dan event di Kendal. Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, gabungan pengusaha ini siap melakukan pendampingan kepada warga yang menggelar hajatan.



Dikatakan pula, mulai mengeliat kembali kegiatan di Kendal dan ingin memuliakan anak yatim di bulan Muharam, menjadi tujuan penyelenggaraan kegiatan ini.

"Pengusaha jasa di wilayah Siboli berharap santunan kepada anak yatim piatu bisa membantu mereka yang membutuhkan dan berdoa pandemi segera berakhir dan kegiatan bisal dilakukan seperti sedia kala," kata Ketua Forpek Kendal Musthakim.

Meski sudah dilonggarkan kegiatan hajatan namun Pemerintah Kabupaten Kendal tetap meminta kegiatan event apa pun mengedepankan protokol kesehatan, di manapun dan apa pun kegiatannya. Pengawasan dari Forpek ini diharapkan bisa memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
(nth)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top