Tabrak Polwan Hingga Tewas Wabup Yalimo Papua Ditahan di Mapolres Jayapura Kota

Rabu, 16 September 2020 - 23:48 WIB
loading...
Tabrak Polwan Hingga...
Wabup Yalimo Erdi Dabi telah ditahan di Mapolres Jayapura Kota. Foto/Istimewa
A A A
JAYAPURA - Jajaran Polda Papua dalam hal ini Polres Jayapura Kota bertindak cepat dalam menangani kecelakaan maut yang menyebabkan seorang anggota Bid Propam Polda Papua meninggal dunia.

Pelaku yang nota bene adalah Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabi langsung ditahan di rutan Mapolres Jayapura Kota untuk proses hukum selanjutnya. (BACA JUGA: Diduga Mabuk, Wakil Bupati Yalimo Tabrak Polwan hingga Tewas )

Seperti diketahui, kecelakaan maut yang menewaskan seorang polwan dan terjadi di wilayah Jayapura Selatan, Kota Jayapura pada Rabu (16/9/2020) itu menggemparkan semua pihak. (BACA JUGA: Kapolda Papua Perintahkan Wakil Bupati Yalimo Diproses Hukum )

Versi polisi, sang Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabi dalam kejadian mengendarai mobil dalam kondisi dipengaruhi minuman keras. Hal ini setelah polisi melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi dan memeriksa pelaku. (BACA JUGA: Terungkap, Ini Motif Emak-emak di Sumedang Menggunting Bendera Merah Putih )

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas kepada wartawan mengatakan, pihak Kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi dalam kejadian tersebut, termasuk rekan pelaku, yakni Aron Mabel, yang berada bersama Wakil Bupati di dalam mobil saat kejadian.

Dia memastikan, tidak akan memandang status pelaku seorang pejabat, yakni Wakil Bupati Yalimo. Tidak ada pengecualian di hadapan hukum, semua harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Tidak ada pengecualian, tetap diproses hukum. Pelaku mengemudikan kendaraannya dalam pengaruh miras, tidak ada SIM dan STNK. Korban (Bripka Christin) meninggal dunia. Semua sejajar di muka hukum,” tegas Urbinas.

Seperti diberitakan sebelumnya, diduga dalam keadaan mabuk, Wakil Bupati Yalimo Erdi Dabi mengendarai mobil dan menabrak seorang Polisi Wanita (polwan) hingga tewas di Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Rabu (16/9/2020).

Bripka Christin Meisye Batfeny (36), harus meregang nyawa akibat ulah Erdi. Mirisnya, Erdi Dabi pun mengendarai mobil tanpa SIM dan STNK. Kapolresta Jayapura AKBP Gustav Urbinas memastikan hal ini. "SIM dan STNK nihil," kata Urbinas di Jayapura, Rabu (16/9/2020).

Urbinas mengungkapkan sejumlah fakta-fakta diantaranya sejumlah fakta yang berhasil didapatkan Polisi melalui CCTV di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan rekaman CCTV, kejadian dapat dipelajari polisi.

Dari bukti CCTV tersebut memperlihatkan secara gamblang mobil yang dikendarai Wakil Bupati Yalimo, Erdi Dabi itu keluar dari jalur terlebih dahulu sebelum menabrak korban, Bripka Christin.

"Ada bukti rekaman CCTV, posisi mobil sudah keluar jalur dan surat-surat juga tidak ada," ungkap Urbinas.

Lanjut Urbinas, dari rekaman CCTV itu juga terlihat kendaraan yang dikendarai Erdi Dabi dalam kecepatan tinggi dari arah Jayapura menuju Entrop.

Di sebuah tikungan, mobil yang dikendarai Erdi hilang kendali dan melaju di jalur kanan. Dari arah berlawanan, Bripka Christin melaju dengan sepeda motornya. Tabrakan pun tak bisa dihindari.

"Akibat ditabrak Erdi, Bripka Christin mengalami benturan keras pada bagian leher belakang. Bripka Christin mengalami robek lutut kaki kanan dan patah kaki dan korban dinyatakan meninggal dunia" kata Urbinas.

Pihak Kepolisian setempat telah memastikan bakal mengusut tuntas kasus ini walaupun Erdi Dabi adalah seorang pejabat daerah setempat dengan posisi Wakil Bupati Yalimo. Dari penelusuran, Erdi Dabi saat ini maju sebagai bakan calon Bupati Kabupaten Yalimo.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Usia Peserta Miss Indonesia...
Usia Peserta Miss Indonesia Kini 19-25 Tahun, RCTI Cari Kandidat yang Lebih Matang untuk Miss World
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Berita Terkini
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Infografis
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved