Bupati KSB Jadi Narasumber Diskusi Panel Kegiatan SNV Wash Forum

Rabu, 16 September 2020 - 19:05 WIB
loading...
Bupati KSB Jadi Narasumber...
Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM menjadi narasumber dan berbagi pengalaman keberhasilan KSB dalam mengakses program pendanaan sanitasi pada diskusi panel Kegiatan Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV) Forum.
A A A
SUMBAWA BARAT - Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM menjadi narasumber dan berbagi pengalaman keberhasilan KSB dalam mengakses program pendanaan sanitasi pada diskusi panel Kegiatan Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV) Forum dengan tema Kriteria Kesiapan Pendanaan Program Sanitasi yang diselenggarakan melalui zoom meeting pada Selasa pagi (08/09/2020).

Hadir mendapingi Bupati KSB, Sekretaris Daerah KSB, H. Abdul Azis, S.H. M.H., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah KSB, Amar Nurmansyah, S.T., M. Si., dan kepala Bappeda KSB, Drh. Hairul, M.M. di Ruang Rapat Utama Graha Fitrah, KTC.

WASH advisor SNV, Bambang Pujiatmoko mendefinisikan sanitasi sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Program sanitasi juga merupakan urusan kemanusiaan dan hubungan manusia dengan Tuhan. Oleh sebab itu, kegiatan ini diharapkan agar seluruh daerah di Indonesia bukan lagi memiliki sanitasi layak tapi memiliki sanitasi aman.

Ir. R. Wahanudin, M. Med. Sc (PH)., Kementerian PPN/Bappenas menjelaskan bahwa tidak ada negara yang maju jika masalah dasar terkait sanitasi tidak bisa diselesaikan. “Syarat negara maju adalah SDM nya yang bagus. Syarat SDM maju adalah dengan menuntaskan hal-hal wajib dan dasar, yakni masalah sanitasi”, jelas Wahanudin.

Asri Indiyani, ST, MSc., Ditjen Sanitasi Kementerian PUPR dalam pembahasannya bahwa menurut PP No. 2 Tahun 2018, menjelaskan setiap warga negara yang berdomisili pada kabupaten/kota berhak mendapatkan pelayanan pengolahan air limbah domestik. Data BPS tahun 2019 menunjukkan sebesar 77,44% akses layak (dengan 7,5% akses aman), 8,03% belum layak dan 6,92% BABS tertutup serta 7,61% BABS terbuka. Sehingga untuk mencapai sanitasi aman, perlu dilakukan multi aspek penanganan sanitasi diantaranya komunikasi dan advokasi, aspek teknis, aspek pengaturan, aspek kelembagaan dan aspek keuangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berenang di Pantai Lawar...
Berenang di Pantai Lawar Sumbawa Barat, Warga Sumsel Tewas Terseret Arus
Bupati Sumbawa Barat...
Bupati Sumbawa Barat Resmikan Kawasan Wisata Datu Seran Farm
Ini Pesan Khusus Bupati...
Ini Pesan Khusus Bupati pada Ibu-Ibu Kecamatan Seteluk dan Poto Tano
Dana Pengembangan Bandara...
Dana Pengembangan Bandara Sultan M Kaharudin Ditarik Lagi untuk Tangani COVID-19
Bandar Narkoba Ini Dibekuk...
Bandar Narkoba Ini Dibekuk Polisi saat Nimbang Sabu
Dukung Gemarikan Bupati...
Dukung Gemarikan Bupati Bersama Komisi IV DPR RI Serahkan 500 Bingkisan
Rekomendasi
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved