Dukung Gemarikan Bupati Bersama Komisi IV DPR RI Serahkan 500 Bingkisan

loading...
Dukung Gemarikan Bupati Bersama Komisi IV DPR RI Serahkan 500 Bingkisan
Bupati Sumbawa Barat, DR,Ir.H.W Musyafirin.,MM memberikan bingkisan kepada masyarakat.
SUMBAWA BARAT - Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat menyelenggarakan Safari Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) Bersama Anggota Komisi IV DPR-RI, dalam rangka mendukung penanganan dampak Covid-19 Kabupaten Sumbawa Besar, Selasa (04/08/2020) di Central Kediaman Bupati Sumbawa Barat.

Direktur Pemasaran, Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Machmud, M.Sc, dalam kesempatan memberikan sambutan, mengulas kembali prestasi Kabupaten Sumbawa Barat yang telah diraih oleh Ketua Forikan KSB Hj. Hanifa W.Musyafirin. Forikan KSB pernah menjuarai lomba masak serba ikan yang pernah dilaksanakan oleh Kementerian Kalautan, dan kebetulan saat itu dirinya yang menjadi ketua panitia.

“Saya kembali memberikan apresiasi yang cukup tinggi terhadap prestasi yang telah diraih oleh Forikan KSB yang saat itu pernah menjadi juara umum, seingat saya jarang daerah yang berasal dari NTB bisa mendapat juara pada kompetisi yang dilaksanakan oleh kementerian perikanan kelautan," ungkap Machmud seraya disambut tepuk tangan meriah oleh para hadirin.

Mahmud menjelaskan bahwa Indonesia memiliki Potensi ikan sebesar 12,5 juta ton per tahun. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa tingkat pertumbuhan pangan kita melebihi kecepatan tingkat pertumbuhan manusia, itu artinya ketersediaan ikan yang berada di hamparan laut kita sangat besar, sementara tingkat konsumsi tidak sebanding dengan ketersediaan ikan yang kita miliki, dan jangan sampai kita yang tinggal di Negara Indonesia yang menjadi sumber protein malahan masyarakatnya kekurangan protein. Meskipun kita menjadi salah satu pengekspor ikan tetapi yang perlu kita ingat sesuai dengan amanat Undang-undang bahwa ikan yang ada di Negara kita ini harus kita konsumsi terlebih dahulu, sisanya baru kita ekspor.



Mahmud menambahkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan kegiatan yang dilaksanakan bersama komisi IV DPR RI yang dalam hal ini Bapak Johan Rosihan,ST. untuk lebih mengoptimalkan peran berbagai pihak ia menyampaikan bahwa terdapat sebanyak 36 organisasi mitra yang dilibatkan seperti contohnya PKK, Dharmawanita, GOW, Forikan, Himpaudi, dan berbagai organisasi lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk menjadikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) ini dapat memberikan damapak terhadap peningkatan mutu SDM Indonesia khususnya di Kabupaten Sumbawa Barat.

Dalam sambutan penutupnya, Ia menambahkan bahwa ia cukup tertarik dengan model kepemimpinan Bupati Sumbawa Barat yang mengakomodir seluruh aspirasi, saran, masukan, kritikan bahkan hujatan yang tersentral di satu tempat. Itu langkah yang luar biasa menurutnya, artinya masyarakat diberikan ruang yang sebesar-besarnya dalam mengontrol kinerja pemerintah.

Sementara itu Bupati Sumbawa Barat, DR,Ir.H.W Musyafirin.,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa makan ikan sudah menjadi adat kebiasaan masyarakat KSB. Tidak lengkap rasanya jika dalam hidangan, menu masakan tidak ada ikan di dalamnya. Kebiasaan ini merupakan modal besar bagi masyarakat KSB untuk mensukseskan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kemudian Bupati menerangkan bahwa usaha yang paling menjanjikan dimana pun itu adalah usaha kuliner.



“Saya selalu mendorong masyarakat KSB agar anaknya disekolahkan khusus menggeluti bidang kuliner bagi mereka yang punya bakat dibidang masak-memasak, kita memiliki potensi yang sangat besar. Kita di Sumbawa Barat baru mengenal singang, sepat, dan kita punya potensi pengembangan dalam bentuk olahan ikan yang bermacam-macam,” tuturnya.

Salah satu kegemaran bupati diungkapkan pada kesempatan tersebut adalah menu olahan Tim Nila Merah. Ia menceritakan betapa sulitnya menemukan Nila Merah di NTB ini. Jangankan di KSB, di Lombok pun kita tidak bisa menemukan ikan Nila Merah. “Saya mengajak hadirin yang hadir untuk dapat berusaha budidaya Nila Merah, itu sangat menjanjikan," terang Bupati.

Sementara itu dalam sambutan penutup Anggota Komisi 4 DPR RI H. Johan Rosihan,ST menyambut keinginan Bupati untuk masyarakatnya membudidaya ikan Nila Merah. InsyaAllah saya mendukung program budidaya Nila Merah di Kabupaten Sumbawa Barat, tinggal Pak Bupati siapkan lahannya, saya yang support bibitnya.

Dalam kesempatan tersebut Johan juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan safari tersebut tidak semua daerah dilaksanakan. Kegiatan ini berbasis anggota komisi, dan di Indonesia hanya terdapat 54 titik sesuai dengan jumlah anggota komisi IV, dan salah satu lokasi pelaksanaan kegaiatan yaitu di Kabupaten Sumbawa Barat. “Mari kita ciptakan ketahanan keluarga dengan mengkonsumsi ikan. Mari kita hidupkan UMKM lokal kita agar mereka lebih berdaya”, ungkapnya.

Bupati Sumbawa Barat, bersama Johan Rosihan dan Direktur Pemasaran, Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Machmud, M.Sc, didampingi Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, menyerahkan secara simbolis kepada 5 orang sasaran penerima. Total sebanyak 500 Paket olahan ikan yang peruntukannya bagi delapan Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa Barat. (Prokopim/Rilis109/VII/2020)
(srf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top