Pemprov Revisi RPMJD Sulsel Tahun 2018-2023
Sabtu, 12 September 2020 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Edi mengungkapkan, perubahan RPJMD Provinsi Sulsel Tahun 2018-2023 juga akan dilakukan pemangkasan program kegiatan. Tujuannya untuk efisiensi anggaran. Hanya diarahkan pada kegiatan yang sifatnya strategis. Hal ini, kata dia, sesuai dengan arahan Wagub Sulsel .
"Pak wagub menganalogikan ibarat rumah klo misalnya banyak pintunya itukan ribet, kalau dua ointunya itukan kita hisa lebih fokus. Dalam tiga tahun teraahir secara berkala kita lakukan simplikasi program. Terakhir kita dorong di RPJMD Perubahan dari 466 program menjadi sekitar 165 program," imbuh Edi.
Ditambahkan, hasil pembahasan perubahan RPJMD ini yang dibahas melalui forum konsultasi publik ini nantinya akan diajukan ke DPRD Sulsel. Untuk kembali dibahas untuk mendapat persetujuan bersama.
Sementara Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku, pemangkasan program perlu dilakukan di tengah APBD yang terbatas. Makanya dia berharap, program kegiatan kedepan yang berimplikasi langsung pada kesejahteraan masyarakat.
"APBD kita terbatas. Segala kebijakan harus menempatkan hati kecil, bahwa yang dibuat ini untuk masyarakat menengah ke bawah. Dan tidak keluar dari visi-misi yang telah dicanangkan," pinta Andi Sudirman. Baca Lagi : Realisasi Belanja APBD Masih Rendah, Baru Capai 40,66 Persen
"Pak wagub menganalogikan ibarat rumah klo misalnya banyak pintunya itukan ribet, kalau dua ointunya itukan kita hisa lebih fokus. Dalam tiga tahun teraahir secara berkala kita lakukan simplikasi program. Terakhir kita dorong di RPJMD Perubahan dari 466 program menjadi sekitar 165 program," imbuh Edi.
Ditambahkan, hasil pembahasan perubahan RPJMD ini yang dibahas melalui forum konsultasi publik ini nantinya akan diajukan ke DPRD Sulsel. Untuk kembali dibahas untuk mendapat persetujuan bersama.
Sementara Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengaku, pemangkasan program perlu dilakukan di tengah APBD yang terbatas. Makanya dia berharap, program kegiatan kedepan yang berimplikasi langsung pada kesejahteraan masyarakat.
"APBD kita terbatas. Segala kebijakan harus menempatkan hati kecil, bahwa yang dibuat ini untuk masyarakat menengah ke bawah. Dan tidak keluar dari visi-misi yang telah dicanangkan," pinta Andi Sudirman. Baca Lagi : Realisasi Belanja APBD Masih Rendah, Baru Capai 40,66 Persen
(sri)
Lihat Juga :