Anak Durhaka di Riau Ini Pukuli Ayah Kandung dengan Batako Hingga Tewas

loading...
Anak Durhaka di Riau Ini Pukuli Ayah Kandung dengan Batako Hingga Tewas
RH (25) warga Pasar Rumbio, Kampar, Riau tega membunuh ayah kandungnya, Syamsir (62) dengan cara memukulinya pakai batako hingga tewas berlumuran darah. Foto/SINDOnews/Banda Haruddin Tanjung
KAMPAR - Perbuatan yang dilakukan RH (25) warga Dusun III, Pasar Rumbio, Kecamatan Kampar, KabupatenKampar, Riau sadis dan mengerikan. Dia tega membunuh ayah kandungnya, Syamsir (62) dengan cara memukulinya pakai batako. Syamsir tewas dengan luka di kepala berlumuran darah.

"Motif pelaku tega membunuh ayah kandungnya masih dalam pendalaman. Pelaku sudah berhasil kita yangkap," kata Kapolsek AKP Tri Budianto Jumat (11/9/2020). (Baca juga: Tabrakan Beruntun Bus Sahabat dan 2 Kendaraan Tol Cipali, 2 Tewas)

Kasus pembunuhan itu terjadi di rumah mereka Pasar Rumbio pada Kamis, 10 September 2020 sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu warga dihebohkan dengan jeritan minta tolong. Tetangga korban, bernama Nur Hidayat (36) langsung masuk ke rumah Syamsir. (Baca juga: Bagyo Sesumbar Bakal Buat Sungai Bawah Tanah di Solo untuk Atasi Banjir)

Saat masuk dia melihat korban sudah bersimbah darah. Sementara anak korban bernama Suci (35) yang tidak lain kakak dari pelaku, memeluk ayahnya. Sementara pelaku sudah melarikan diri.

Polisi yang mendapat laporan, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di rumah korban, polisi menyita barang bukti batu jenis batako yang digunakan untuk memukul kepala korban.

Pihak Polsek Kampar memburu dan berhasil menangkap pelaku. Belum deketahui pasti apa yang menyebabkan pelaku tegah membunuh ayahnya. Namun keterangan Suci kakak kandung pelaku, kalau dalam beberapa hari ini RH sering marah-marah.



"Keterangan saksi, bahwa dalam tiga hari belakangan, pelaku selalu marah-marah di dalam rumah. Jenazah korban sudah kita visum. Motif masih didalami. Dalam kasus ini kita menyita tiga buah batako," imbuhnya.
(shf)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top